Renyahnya Produksi Rengginang Aneka Rasa dalam Meraih Cuan Jutaan

Jombang, SEJAHTERA.CO – Di tengah serbuan aneka kudapan modern, jajanan jagdul, rengginang buatan warga di Jombang, Jawa Timur, masih tetap bertahan produksi sejak tahun 1981 dan bahkan terus berkembang saat ini.

 

Dari renyahnya rengginang aneka rasa, produsen mampu meraup cuan jutaan rupiah dalam setiap bulannya.

Read More

Adalah Hanifah, warga Desa Plosokerep, Kecamatan Sumobito, produsen rengginang tersebut. “Produksi jajanan jadul ini sudah menjadi usaha turun-temurun keluarga sejak tahun 1981 silam,” katanya, Senin (19/2/2024).

 

Dengan keahliannya dalam mengolah rasa dan menjaga kualitas kerenyahan dari jajanan rengginang tersebut, usaha ibu berusia 58 tahun ini, terus berkembang hingga sekarang. Dalam memproduksi jajanan berbahan baku beras ketan itu, ia ditemani oleh sejumlah karyawannya.

“Rengginang kami aneka rasa. Ada gurih, manis, terasi, udang, dan ketan hitam. Saat ini sedang ramai pesanan dari pedagang oleh-oleh maupun warga yang sedang menggelar hajatan,” tuturnya.

 

Dalam setiap harinya, ia biasa memproduksi ratusan bungkus rengginang varian rasa yang menghabiskan 80 kilogram beras ketan. Setiap bungkusnya diisi dengan 500 gram rengginang yang dibandrol dengan harga Rp 17.000.

“Per bungkus 500 gram dibandrol 17 ribu. Kalau bulan-bulan kemarin (omzet, red) ya mencapai 6 sampai 7 juta, kalau hari-hari gini ya sampai 10 juta,” ungkapnya.

 

Tak sekadar warga lokal saja yang memesan rengginang varian rasa usaha milik Hanifah, namun juga banyak dipesan oleh warga luar daerah seperti Mojokerto, Surabaya, dan Sidoarjo. “Pemasarannya juga memanfaatkan adanya media sosial,” tandasnya.

 

Dari usahanya ini.yang mencapai Rp 10 juta, Hanifah mampu menopang kebutuhan keluarganya serta menabung untuk kebutuhan masa depan.

Reporter : Taufiqur Rachman / Agung Pamungkas

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *