Rumpun Bambu di Nganjuk Terbakar, Diduga Akibat Pembakaran Sampah yang Ditinggal

Rumpun Bambu di Nganjuk Terbakar, Diduga Akibat Pembakaran Sampah yang Ditinggal
Pemadaman api di rumpun bambu yang terbakar.(foto : Damkarmat)

Nganjuk, SEJAHTERA.CO – Kebakaran melanda rumpun bambu milik Achmad (35), warga Desa Katongan, Kecamatan Berbek, Kabupaten Nganjuk, pada Jumat (1/8/2025) pagi. Api membakar area seluas sekitar 13 hingga 15 meter persegi dan diduga berasal dari pembakaran sampah yang ditinggalkan tanpa pengawasan.

Baca Juga :Melawan Saat Ditangkap, Residivis Curanmor Asal Sumsel Ditembak Polisi di Ponorogo

Anggota Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Nganjuk Pos Pace, Samanta Gunawan, menyatakan bahwa laporan kebakaran diterima sekitar pukul 10.22 WIB.

Read More

“Rumpun bambu seluas 13–15 meter terbakar,” ujarnya.

Ia menjelaskan, kebakaran diduga kuat dipicu oleh api dari sampah yang dibakar, lalu merembet ke area sekitarnya, termasuk ke rumpun bambu milik korban.

Kejadian bermula ketika seorang warga yang hendak pergi ke sawah melihat kobaran api yang sudah membesar dan menghanguskan rumpun bambu. Dugaan sementara, api berasal dari sampah yang dibakar dan kemudian ditinggalkan pelakunya.

Melihat kobaran api yang terus meluas, warga sekitar langsung berupaya melakukan pemadaman secara manual menggunakan peralatan seadanya. Di saat bersamaan, salah satu warga segera menghubungi tim Damkarmat yang sedang berjaga di Pos Bantu Pace.

Tim Damkarmat pun segera bergerak menuju lokasi kejadian untuk melakukan pemadaman. Berkat kesigapan warga dan respons cepat petugas, api berhasil dikendalikan sebelum meluas ke area lain.

Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun kerusakan rumah dalam insiden ini. Namun Damkarmat mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati dalam membakar sampah dan selalu memastikan api benar-benar padam sebelum ditinggalkan.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *