Blitar, SEJAHTERA.CO – Langkah calon Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Blitar, M. Samanhudi Anwar, untuk menduduki kursi nakhoda tampaknya semakin mulus. Pasalnya, mayoritas cabang olahraga (cabor) telah menjatuhkan dukungan kepada mantan Wali Kota Blitar dua periode tersebut.
Baca juga:Sekolah Rakyat di Blitar Segera Dibuka, Tahap Awal Tampung 270 Siswa dari SD hingga SMA
Berdasarkan hasil penetapan calon ketua KONI Kota Blitar pada Jumat malam (15/5/2026), sebelum resmi mencalonkan diri, hasil pendataan tim penjaringan dan penyaringan menunjukkan Samanhudi mendapat dukungan 23 dari total 38 cabor. Sementara rivalnya, Tony Andreas, yang juga pernah menjabat Ketua KONI Kabupaten Blitar, mengantongi 10 dukungan.
Untuk dapat mencalonkan diri, minimal dibutuhkan dukungan dari tujuh cabor. Adapun tiga cabor masih bersikap netral atau belum menentukan pilihan, sedangkan dua cabor tidak dapat memberikan dukungan karena terkendala administrasi surat.
Samanhudi Anwar memilih menyerahkan sepenuhnya proses pemilihan kepada mekanisme organisasi. Ia berharap agenda musyawarah olahraga kota (Musorkot) Kota Blitar dapat berjalan sesuai prosedur, dengan hak suara sepenuhnya berada di tangan cabang olahraga.
“Karena itulah organisasi. Hak suara terletak pada cabang olahraga. Kami optimistis cabor bisa memilah dan memilih kandidat yang sudah kompeten dan teruji. Janji kami mengembalikan kejayaan olahraga,” kata Samanhudi Anwar, Sabtu (16/5/2026).
Ia menambahkan, Kota Blitar membutuhkan sosok pemimpin yang mampu mengembalikan marwah olahraga agar lebih berprestasi. Pengalamannya sebagai Ketua KONI Kota Blitar, Wali Kota Blitar dua periode, serta Ketua DPRD Kota Blitar dinilai menjadi modal dalam mengelola organisasi.
“Mengelola KONI bukan hanya membutuhkan sentuhan, tetapi juga keberanian. Ini semua untuk olahraga Kota Blitar,” ujarnya.
Terkait rekam jejak masa lalu, Samanhudi menilai hal tersebut menjadi pertimbangan masing-masing cabang olahraga. “Biar cabor yang menentukan,” tambahnya.
Baca juga:Musorkot KONI Kota Blitar 19/5/2026, Samanhudi vs Tony Andreas Perebutkan 38 Suara
Ketua Tim Penjaringan dan Penyaringan Ketua Umum KONI Kota Blitar, Slamet Hariyoso, mengatakan seluruh tahapan telah berjalan. Ia mengakui sempat terjadi dinamika terkait pencalonan Tony Andreas yang sebelumnya menjabat dua periode sebagai Ketua KONI Kabupaten Blitar.
Namun, setelah berkonsultasi dengan KONI Provinsi Jawa Timur, hal tersebut dinyatakan tidak menjadi kendala. Penafsiran aturan menyebutkan batas maksimal dua periode berlaku dalam satu daerah, sehingga masih memungkinkan mencalonkan diri di daerah lain.
“Memang kami sempat ragu, karena maksimal dua kali jabatan Ketua KONI. Namun, karena ada surat dari provinsi, kami mengikuti. Tafsirnya, dua kali menjabat di satu daerah, sedangkan di daerah lain masih bisa mencalonkan lagi,” kata Slamet.
Ia menambahkan, tim kemudian menetapkan bakal calon menjadi calon tetap. Jika tidak ada kendala, agenda Musorkot akan digelar pada Selasa (19/5/2026) di Balai Kota Kusuma Wicitra.
“Mari jaga Kota Blitar, demi olahraga,” pungkasnya.
Agenda penetapan calon ketua KONI pada Jumat malam (15/5/2026) di Kantor KONI Kota Blitar dihadiri 28 cabor dari total 38 cabor dan telah memenuhi kuorum. Hadir pula Ketua KONI Kota Blitar, Sukarji, serta sejumlah perwakilan cabang olahraga.



















