Kediri, SEJAHTERA.CO – Akibat kerusuhan dan penjarahan di Pemkab Kediri akhir Agustus lalu, berakibat banyaknya sisa-sisa sampah di lingkup Pemkab Kediri.
Data di Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Kediri menyebutkan, jumlah sampah hingga minggu ke dua bulan September ini mencapai 73 ton. Sampah tersebut ditempatkan di TPA Sekoto Pare.
Putut Agung Subekti Kepala DLH Kabupaten Kediri melalui Arman Fuadi Kepala. Bidang (Kabid) Pengelolaan Sampah dan Limbah B 3 DLH Kabupaten Kediri membenarkan jumlah sampah tersebut mencapai 73 ton berbagai jenis sampah.
“Yang terbanyak sisa kayu, besi, pecahan genting dan kertas-kertas. Sedangkan untuk kaca kita pisahkan, kita pilah dan pilih. Sengaja tidak kita campur agar tidak melukai orang yang beraktivitas di lokasi TPA Sekoto Pare,” katanya, Minggu (14/9/2025).
Baca Juga :Lima Ribu Ekor Ayam Hangus Terbakar di Dadaprejo Kota Batu
Dijelaskan Arman, yang terpenting sisa-sisa sampah harus dibersihkan dulu dari halaman komplek Pemkab Kediri dan gedung DPRD Kabupaten Kediri.
Karena banyak ASN Pemkab Kediri dan pekerja lain yang beraktivitas kerja untuk pembenahan dan perbaikan di seputar gedung Pemkab Kediri dan DPRD Kabupaten Kediri.
“Kita sudah lakukan pembersihan sampah-sampah tersebut agar halaman Pemkab Kediri dan dewan terlihat bersih dan tidak mengganggu aktivitas ASN,” ujarnya.
“Kalau ada pembersihan lagi kita nunggunya informasi lebih lanjut lagi. Karena lantai dua di dua gedung tersebut masih ada sisa sampah yang tersisa,” imbuhnya.



















