Ponorogo, SEJAHTERA.CO – Balon udara disertai petasan kembali nyaris memakan korban di Ponorogo.
Kali ini, rumah milik Muhaimin, warga Desa Tenggang, Desa Ngrupit, Kecamatan Jenangan nyaris ludes dilalap api yang disebabkan balon udara yang jatuh pada bagian atap dengan kondisi api masih menyala.
Video detik-detik jatuhnya balon udara tersebut viral di media sosial. Apalagi api pada balon masih menyala dan nyaris membakar rumah Muhaimin. Beruntung, warga yang mengetahui hal tersebut langsung berusaha memadamkan kobaran api.
Baca Juga :Usai Longsor, Jalur Cangar-Pacet Masih Ditutup, Ini Kata BPBD Provinsi Jawa Timur
Kapolsek Jenangan, AKP Amrih Widodo membenarkan jika peristiwa tersebut terjadi di wilayah hukum polsek Jenangan. Peristiwa tersebut pertama kali diketahui dari tetangga yang sedang melintas.
“Benar, tadi malam itu pukul 22.45 WIB di rumah warga atas nama Muhaimin,” ungkap Amrih kepada wartawan, Minggu (6/4/2025).
Kapolsek menambahkan usai peristiwa tersebut, pihaknya langsung melakukan olah TKP termasuk mengamankan barang bukti berupa balon udara yang belum sempat terbakar yang memiliki ukuran panjang 5 meter dan lebar 1 meter.
“Nyaris membakar rumah milik Pak Muhaimin, tapi keburu diketahui warga dan berhasil dipadamkan. Tapi atap rumah terbuat dari kayu jati dan talang air dari bahan karet bekas terbakar,” ujarnya.
Baca Juga :Minum Miras Berujung Cekcok, Warga Ngasem Kediri Dibacok Sajam
Beruntung, kata dia, tidak ada korban jiwa, kondisi pemilik rumah selamat karena api berhasil dipadamkan terlebih dahulu. Tapi diperkirakan kerugian atas peristiwa tersebut mencapai jutaan rupiah.
“Masih kita lakukan penyelidikan dari mana balon tersebut diterbangkan. Kita juga menghimbau kepada masyarakat agar tidak lagi menerbangkan balon udara karena sangat membahayakan,” pungkas Amrih.



















