Sebanyak 2.770 Calon Peserta Didik di Kota Blitar Mulai Ikuti SPMB 2025

Sebanyak 2.770 Calon Peserta Didik di Kota Blitar Mulai Ikuti SPMB 2025
Suasana di SMPN 1 Blitar yang menjadi salah satu sekolah favorit di Kota Blitar. (aziz/sejahtera.co)

Blitar, SEJAHTERA.CO – Sistem penerimaan murid baru atau SPMB di lingkup Dinas Pendidikan Kota Blitar sudah dimulai pada 20 Mei 2025 hingga 28 Mei 2025. Dinas pun mengimbau kepada calon peserta didik baru untuk bijak dan teliti dalam memilih sekolah.

Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Pendidikan Kota Blitar, Dindin Alinurdin. Dia mengatakan, sesuai dengan jadwal pelaksanaan SPMB di Kota Blitar sudah dimulai. Jenjang yang mengikuti SPMB di lingkup dinas pendidikan adalah SD dan SMP.

“Untuk SD dan SMP sudah dimulai. Kalau untuk jenjang SMA sederajat di bawah kendali Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur langsung,’ kata Dindin Alinurdin, Senin (26/5/2025).

Read More

Dindin mengatakan sesuai dengan data yang diperoleh sementara, total jumlah pendaftar baik dari jenjang SD dan SMP dari semua jalur sebanyak 2.770 siswa.

Baca Juga :RSUD Mardi Waluyo Kota Blitar Luncurkan Layanan Arjuno, Tunggu di Rumah Obat pun Datang

Ribuan pendaftar itu terdiri dari sebanyak 841 siswa SD. Sementara sebanyak 1.929 siswa daftar SMP. Jumlah itu masih bisa bertambah. Karena hari pendaftaran berlangsung hingga 28 Mei 2025.

“Sudah pasti bertambah. Dan sama seperti tahun-tahun sebelumnya, pelaksanaan pendaftaran dilakukan secara online,” katanya.

Dia menjelaskan lagi, sesuai dengan petunjuk teknis dan pelaksanaan dari pemerintah pusat, SPMB tahun ini ada empat alternatif atau jalur pendaftaran.

Untuk jenjang SD, kuota jalur domisili paling banyak. Yakni kuotanya sebesar 80 persen. Sementara disusul kemudian jalur afirmasi 15 persen dan sisanya jalur mutasi orang tua hanya 5 persen.

Baca Juga :Ribuan Pelamar Kerja Mencari Peruntungan di Job Fair

Sedangkan jenjang SMP, untuk jalur domisili juga mendominasi yakni sebanyak 45 persen dari total kuota atau pagu. Sementara posisi kedua diduduki jalur prestasi 30 persen disusul jalur afirmasi 20 persen dan jalur mutasi orangtua 5 persen.

Dindin mengatakan pada tahun ini memang untuk jalur domisili atau yang dulu zonasi, kuotanya lebih banyak.

Ini untuk memberikan ruang kepada warga atau calon peserta didik bisa memiliki atau sekolah di lembaga yang diinginkan. Pada pelaksanaan SPMB tahun ini, juga memberlakukan sistem online.

Baca Juga :Persik Kediri Pertahankan 70 Persen Komposisi Pemain

Pihaknya berharap teliti sebelum mendaftar. Karena jika sudah upload, system tak bisa diubah lagi. “Contohnya seperti syarat pendaftaran. Kami minta untuk teliti, termasuk jadwal seleksi,” pungkasnya.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *