Sebanyak 25 Lembaga Pendidikan SD di Tulungagung Perlu Perbaikan, Anggaran Perbaikan Capai Rp3 Miliar

Sebanyak 25 Lembaga Pendidikan SD di Tulungagung Perlu Perbaikan, Anggaran Perbaikan Capai Rp3 Miliar
Kondisi kerusakan dua ruang kelas di SDN 1 Babadan Tulungagung yang akan dilakukan perbaikan pada tahun 2026 termasuk 25 lembaga pendidikan SD lain. (isal/memo)

Tulungagung, SEJAHTERA.CO – Puluhan lembaga sekolah dasar (SD) di Kabupaten Tulungagung kini perlu segera dilakukan perbaikan atas kerusakan pada lembaga pendidikan tersebut.

Bahkan pemerintah telah menyiapkan alokasi anggaran perbaikan lembaga sekolah mencapai miliaran rupiah.

Kabid SD, Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Tulungagung, Dwi Teguh Prasetya mengatakan, pihaknya telah merencanakan perbaikan pada 25 lembaga pendidikan SD.

Read More

Sesuai hasil pemetaan, diketahui jika puluhan lembaga pendidikan SD itu mengalami kerusakan pada beberapa ruangan dengan tingkatan yang beragam.

Namun, perbaikan yang dimaksud hanya sebatas perbaikan atas kerusakan yang ada, sehingga bukan berupa pembangunan ruang kelas baru atas dampak kerusakan tersebut.

Baca Juga :Peresmian PPTS KDMP di Desa Sidomulyo Wates, Bermanfaat bagi Masyarakat dan Optimis Petani Sejahtera

Diketahui, perbaikan pada puluhan lembaga pendidikan SD tersebut sudah masuk ke dalam rencana realisasi perbaikan sekolah di tahun 2026.

“Tahun ini kami sudah memetakan sebanyak 25 titik lembaga pendidikan SD yang perlu dilakukan perbaikan atau renovasi pada beberapa ruangan,” kata Dwi Teguh Prasetya, Kamis (4/6/2026).

Rencana perbaikan itu, ungkap Teguh, memang sudah direncanakan sejak awal tahun 2026, dimana anggaran untuk perbaikan tersebut juga telah disiapkan.

Setidaknya anggaran perbaikan untuk satu lembaga pendidikan SD rata-rata sekitar Rp150 juta, dimana pengerjaannya hanya berfokus pada perbaikan kerusakan saja.

Sedangkan, total anggaran yang telah disiapkan untuk dilakukannya perbaikan pada 25 lembaga pendidikan SD di Kabupaten Tulungagung mencapai sebesar Rp3 miliar.

Meski begitu, anggaran yang akan disalurkan untuk perbaikan masing-masing lembaga pendidikan SD itu akan didasarkan pada tingkat kerusakan di masing-masing sekolah.

Baca Juga :Wawali Heli Suyanto Apresiasi Perjuangan Persikoba, Optimistis Lolos ke Babak Berikutnya

“Nanti perbaikan yang dilakukan hanya berskala ringan saja. Kalau ditotal seluruhnya kurang lebih sekitar Rp3 miliar, tetapi nanti disesuaikan dengan kondisi kerusakan di masing-masing sekolah,” ungkapnya.

Sedangkan untuk perbaikan SDN 1 Babadan, Teguh menyebut, proses perbaikan pada dua ruang kelas di sekolah itu yang mengalami rusak parah akan dilakukan setelah perubahan anggaran keuangan (PAK).

Nantinya, pihaknya bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) dan DPRD Tulungagung masih harus melakukan pembahasan lanjutan.

“Perbaikan SDN 1 Babadan setelah PAK. Nanti masih perlu dibahas dengan TAPD dan DPRD Tulungagung agar dianggarkan pada PAD nanti,” pungkasnya.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *