Sebanyak 32 Puskesmas dan 12 Rumah Sakit di Tulungagung Tetap Beroperasi Selama Libur Lebaran

Sebanyak 32 Puskesmas dan 12 Rumah Sakit di Tulungagung Tetap Beroperasi Selama Libur Lebaran
Plt. Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Tulungagung, Anna Sapti Saripah saat memberikan pernyataan terkait pelayanan kesehatan selama libur lebaran di Tulungagung.(isal/sejahtera.co)

Tulungagung, SEJAHTERA.CO – Selama libur lebaran 2025, seluruh puskesmas dan rumah sakit negeri/swasta di Tulungagung tetap beroperasi untuk melayani pasien. Dengan begitu, pelayanan kesehatan terhadap masyarakat di Tulungagung tetap terjamin selama libur lebaran nanti.

Plt. Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Tulungagung, Anna Sapti Saripah mengatakan, akan mengambil langkah strategis agar pelayanan kesehatan masyarakat tidak mengalami gangguan selama libur lebaran. Seluruh pusat pelayanan kesehatan di Tulungagung akan untuk terus beroperasi.

Nantinya sebanyak 32 puskesmas yang tersebar pada 19 Kecamatan di Tulungagung akan tetap beroperasi pada saat libur lebaran nanti. Bahkan sebanyak 12 rumah sakit yang terdiri dari rumah sakit negeri maupun swasta juga akan terus memberikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat.

Read More

Baca Juga :Polres Tulungagung Ungkap 16 Kasus dan 25 Tersangka Peredaran Narkoba Selama Operasi Pekat Semeru 2025

“Mulai tanggal 28 Maret 2025 sampai dengan 7 April 2025 atau tepatnya pada saat pelaksanaan cuti bersama nanti, 32 puskesman dan 12 rumah sakit akan terus memberikan pelayanan bagi masyarakat,” kata Anna Sapti Saripah, Jumat (21/3/2025).

elayanan pada seluruh fasilitas kesehatan selama libur lebaran nanti akan dilakukan dengan menggunakan sistem jaga bergilir bagi petugas kesehatannya. Sedangkan untuk fasilitas rawat jalan, pelayanan dimulai pada pukul 08.00 WIB sampai pukul 12.00 WIB, sedangkan rawat inap 24 jam.

Pihaknya juga sudah menginstruksikan agar masing-masing fasilitas kesehatan menyiagakan petugas jaga tambahan pada Unit Gawat Darurat (UGD). Hal ini dilakukan karena pelayanan rawat jalan akan dialihkan melalui fasilitas UGD yang tersedia pada masing-masing fasilitas kesehatan.

“Setiap shift jaga pada fasilitas UGD minimal terdiri dari perawat, bidan, admin dan driver sesuai dengan jadwal yang sudah disusun,” ungkapnya.

Baca Juga :Antisipasi Kemacetan Arus Mudik dan Libur Lebaran, Manajemen Rekayasa Lalu Lintas Diterapkan

Selain itu, jelas Anna, pihaknya juga telah memberikan instruksi kepada Kepala Puskesmas agar menyiapkan kebutuhan logistik obat-obatan dan alat kesehatan (Alkes). Bahkan petugas piket on call juga harus disiagakan untuk mengantisipasi kejadian krisis seperti kecelakaan, bencana, keracunan massal dan lain-lain.

“Kami berharap upaya yang kami lakukan ini bisa bermanfaat bagi masyarakat untuk mendapatkan pelayanan kesehatan secara maksimal selama libur lebaran,” pungkasnya.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *