Ponorogo, SEJAHTERA.CO – Ribuan peserta calon pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) di lingkup Pemkab Ponorogo tahap II akan menjalani seleksi Computer Assisted Test (CAT) di Wisma Haji Kota Madiun, pada 14 dan 15 Mei 2025.
Total ada 2.133 peserta PPPK di lingkup Pemkab Ponorogo tahap II yang akan memperebutkan 312 formasi dari sisa kuota pada tahap secara keseluruhan 691 formasi, yang terdiri dari tenaga teknis, tenaga kesehatan, serta tenaga pendidik.
Kabid Perencanaan, Pengadaan, Pengolahan Data dan Sistem Informasi ASN pada Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Ponorogo, Ahmad Zamroni mengatakan, dalam sehari ada tiga sesi tes. Per sesi diikuti 400 peserta.
Baca Juga :Sedia Sapi Jumbo Jelang Idul Adha, Omzet Peternak di Jombang Tembus Miliaran Rupiah
“Jadi dua ribuan lebih peserta yang dari Ponorogo itu tesnya di Wisma Haji Madiun. Kuotanya per sesi itu kalau saat seleksi PPPK tahap 1 maupun CPNS kemarin kan ada 350 orang, kalau sekarang jadi 400 orang, makanya Ponorogo dengan jumlah sekian itu cukup dua hari saja,” ungkap Zamroni, Selasa (13/5/2025).
Zamroni menambahkan dari 2.133 peserta yang akan melaksanakan tes tersebut, 78 di antaranya akan melaksanakan tes di luar daerah karena memilih lokasi terdekat. Seperti Jogja, Semarang, Jakarta, Bengkulu hingga Samarinda.
“Sebanyak 95 persen dari total peserta tes itu mengikuti seleksi di Madiun. Kalau luar daerah tesnya menyesuaikan jadwal masing masing,” tegas Zamroni.
Ditambahkan, seleksi PPPK Ponorogo tahap II di tanggal 14 Mei 2025 itu nanti beririsan dengan peserta dari Magetan. Sedangkan sesi tiga pada 15 Mei, beririsan dengan. peserta dari Pacitan.
Baca Juga :Curi Motor di Depan Bengkel, Pria di Malang Tewas Diamuk Massa
Zamroni pun mengingatkan peserta untuk mematuhi aturan yang ada. Termasuk tidak terlambat datang, agar tidak menghambat proses seleksi PPPK.
“Satu sesi itu 120-an menit waktu ujiannya. Nah untuk registrasinya itu ketentuannya 90 menit sebelum mulai ujian, peserta harus sudah siap, karena ada body checking, makanya jangan mepet-mepet datangnya,” pungkas Zamroni.



















