Jombang, SEJAHTERA.CO – Musim Lebaran membawa berkah tersendiri bagi produsen sambal pecel kemasan di Kabupaten Jombang. Sambal instan berbahan dasar kacang dan cabai ini laris manis diburu pemudik sebagai oleh-oleh khas kampung halaman.
Di Desa Dukuh Klopo, Kecamatan Peterongan, Kabupaten Jombang, pasangan suami istri Mokhtar dan Muani mengaku kewalahan memenuhi lonjakan pesanan sejak awal Ramadan.
“Meningkat sekitar dua kali lipat. Biasanya kami produksi dua sampai tiga kali masak sehari. Sekali masak sekitar 25 kilogram. Tapi selama Lebaran ini bisa sampai lima kali masak bahkan sampai tujuh kali masak sehari,” ujar Muani, saat ditemui di dapur produksinya, Minggu (7/4/2025).
Baca Juga :Dapat Lampu Hijau sebagai Tuan Rumah Liga 4 Nasional, Inter Kediri Lakukan Sejumlah Persiapan
Sambal pecel buatannya dikemas praktis dan tahan lama, cocok dijadikan bekal maupun buah tangan. Harganya pun terjangkau, mulai dari Rp12 ribu hingga Rp15 ribu per kemasan.
Menurut Muani, tingginya permintaan datang tak hanya dari wilayah sekitar Jombang, tetapi juga luar daerah seperti Surabaya, Probolinggo, hingga Yogyakarta. “Alhamdulillah, omzet bisa tembus Rp15 juta per bulan selama musim Lebaran,” tambahnya.
Seluruh proses produksi sambal pecel dimulai dari pemilihan bahan baku, penggorengan kacang dan cabai, pencampuran bumbu, hingga penyelepan dan pengemasan, dilakukan mandiri.
“Seluruh proses dilakukan secara mandiri di rumah produksi yang dikelola keluarga,” tandasnya.
Baca Juga :Ternyata Ini Motif Pengeroyokan Maut di Pagu, Kediri yang Mengakibatkan Satu Korban Tewas
Sementara, Veniatun Isma, salah satu pembeli asal Mojokerto, mengaku sengaja membeli sambal pecel kemasan sebagai oleh-oleh untuk keluarganya di kampung halaman.
“Rasanya enak dan praktis. Sambal pecel ini selalu jadi favorit kalau pulang kampung,” katanya.
Lonjakan penjualan ini menjadi angin segar bagi usaha rumahan milik Muani dan suaminya. Tak hanya membantu perekonomian keluarga, usaha ini juga membuka peluang kerja musiman bagi warga sekitar saat produksi sedang tinggi.



















