Separuh Jalan Penghubung Dua Kecamatan di Ponorogo Ambles

Separuh Jalan Penghubung Dua Kecamatan di Ponorogo Ambles
Kondisi jalan penghubung antara Desa Wagir Lor Kecamatan Ngebel dan Desa Wates Kecamatan Jenangan. (sejahtera.co)

Ponorogo, SEJAHTERA.CO – Sebuah jalan poros penghubung antara Desa Wagir Lor, Kecamatan Ngebel dan Desa Wates, Kecamatan Jenangan amblas setelah tergerus hujan yang mengguyur wilayah tersebut beberapa waktu lalu.

Baca Juga :Jadwal Pelantikan Kepala Derah Terpilih Pilkada Serentak 2024 Belum ada Kepastian

Bahkan amblesnya jalan poros tersebut hanya menyisakan setengah badan jalan. Warga harus extra hati-hati saat hendak melintas, untuk sementara kendaraan roda 4 juga dilarang melewati jalan tersebut.

Read More

Kepala Desa Wagir Lor, Sumono mengatakan, sejak 2022 lalu hingga saat ini sudah empat kali longsor. Terakhir, longsor terjadi pada Senin (13/1/2025) akibat hujan deras yang mengguyur wilayah setempat.

Baca Juga :Relokasi Ratusan Makam Terdampak Proyek di Blitar Diselingi Mistis, Ada Tangisan Perempuan dan Tanah Keras

“Mulai longsor itu tahun 2022 sampai sekarang sudah empat kali longsor. Sekarang jalannya sudah hampir habis,” katanya, Rabu (15/1/2025).

Sumono menyebut, warga kedua desa sudah melakukan pembangunan jembatan darurat terbuat dari kayu agar warga dapat melintas. Jembatan tersebut dapat dilalui kendaraan roda dua maupun empat.

“Sebelum parah kita antisipasi, kita adakan talud semampu kita. Habis itu kita kasih samsak, tapi dengan adanya volume hujan yang tinggi, terjadi longsor lagi, akhirnya jembatan itu tidak berfungsi,” tambahnya.

Baca Juga :Untuk Masyarakat Ponorogo, Mulai Hari ini Harga LPG 3 Kg Naik

Sumono mengakui, akses jalan tersebut setiap harinya dilintasi anak sekolah. Tak hanya itu juga menjadi akses bagi warga untuk melakukan kegiatan ekonomi maupun bekerja. Pun, warga kedua desa harus memutar lebih jauh jika ingin pergi ke desa seberang.

“Biasanya yang lewat situ ya anak sekolah, pedagang obrok dan lainnya. Ya harus memutar jauh sekitar 5-6 kilometer,” terangnya.

Baca Juga :Daging Sapi Terpapar PMK Aman Dikonsumsi, ini Syaratnya

Dirinya pun berharap agar pemerintah bisa segera memperbaiki jalan poros tersebut karena aksesnya sangat dibutuhkan untuk warga kedua desa. Ditambah banyak anak anak sekolah yang melintasi jalan tersebut.

“Ya semoga bisa segera diperbaiki, kasihan kalau harus memutar jauh,” pungkasnya.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *