Sidak Minyakita di Pasar, Disperindag Tulungagung Pastikan Takaran Sesuai Keterangan Kemasan

Sidak Minyakita di Pasar, Disperindag Tulungagung Pastikan Takaran Sesuai Keterangan Kemasan
Petugas Disperindag Tulungagung saat menguji takaran pada sampel Minyakita yang beredar di pasaran.(isal/sejahtera.co)

Tulungagung, SEJAHTERA.CO – Ramainya isu takaran Minyakita yang tidak sesuai dengan kemasan yang dijual di pasaran sempat membuat masyarakat ragu untuk berbelanja Minyakita.

Merespons isu itu, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Tulungagung lantas melakukan sidak Minyakita yang dijual di pasar.

Kabid Perdagangan, Disperindag Kabupaten Tulungagung, Siti Mahmudah mengatakan, sidak Minyakita di pasaran dilakukan untuk memastikan takaran Minyakita yang beredar di Tulungagung sesuai dengan kemasan. Sidak tersebut dilakukan pada sejumlah distributor Minyakita termasuk di pasar-pasar.

Read More

Baca Juga :PWI Kediri Gelar Buka Puasa dan Santunan Anak Yatim Piatu Dalam Rangka HPN ke-79

Setidaknya ada lima distributor yang didatangi petugas untuk dilakukan pemantauan, meliputi PT. Wagekarya Wahyulestari, PT. Gurihcloud Sukses Perkasa, PT. Wilmar Indonesia. Kemudian, juga terdapat CV. Mega Setia dan CV. Oleindo Amana Sejahtera, dimana petugas mengambil sejumlah sampel untuk diuji.

“Kami dapat instruksi dari pusat untuk melakukan pemantauan terhadap peredaran Minyakita apakah sesuai dengan ketentuan atau tidak. Selain lima distributor itu, kami juga mengambil sampel Minyakita yang dijual di pasar-pasar,” kata Siti Mahmudah, Jumat (14/3/2025).

Setelah mendapatkan sejumlah sampel, ungkap Siti, pihaknya kemudian melakukan pengujian takaran Minyakita untuk memastikan jika takaran itu sesuai dengan yang ada pada kemasan. Hasilnya, pihaknya mendapati jika semua sampel yang diambil sudah sesuai dengan takaran yang tertera pada kemasan Minyakita.

Dimana hal itu berarti takaran Minyakita yang dijual dan beredar di pasar-pasar Tulungagung dengan kemasan 1 liter sudah sesuai tanpa adanya pengurangan takaran. Bahkan terdapat salah satu sampel dari distributor yang ternyata isi takarannya melebihi dari yang tertera pada kemasan Minyakita.

Baca Juga :Berkah Ramadan, Tempat Makan Serba Hasil Laut Ramai Dikunjungi Pelanggan untuk Berbuka Puasa

“Sesuai hasil pemantauan tersebut kami tidak menemukan adanya minyak yang tidak sesuai antara keterangan pada kemasan. Jadi seluruh sampel yang kami ambil itu sesuai semua takarannya, yaitu satu liter. Bahkan kemarin ada yang 1 liter lebih 5-10 mililiter,” ungkapnya.

Atas hasil sidak itu, Siti menyebut, pihaknya langsung memberikan sosialisasi jika Minyakita yang beredar di Tulungagung tidak dikurangi dan sudah sesuai dengan takaran pada kemasan. Pihaknya juga meminta setiap pedagang melalui kepala pasar untuk menyampaikan hasil uji itu kepada masyarakat.

Menurut Siti, adanya isu takaran Minyakita yang tidak sesuai dengan kemasan tentu berdampak pada kepercayaan dan daya beli masyarakat terhadap Minyakita yang menurun. Namun hasil uji tersebut sebagai bukti jika isu takaran Minyakita yang tidak sesuai dengan kemasan itu tidak terjadi di Kabupaten Tulungagung.

Baca Juga :Berbagi saat Ramadan, Kapolre Blitar Ajak Anak Yatim ke Toko Baju

“Kami pastikan peredaran Minyakita di Tulungagung sudah sesuai seperti yang tertera pada kemasan tanpa adanya pengurangan takaran,” pungkasnya.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *