Situs Tondowongso di Desa Gayam Gurah Kembali Dieskavasi

Situs Tondowongso di Desa Gayam Gurah Kembali Dieskavasi
Petugas tim Disparbud Kabupaten Kediri eskavasi situs Tondowongso di Desa Gayam Kecamatan Gurah. (bakti/sejahtera.co)

Kediri, SEJAHTERA.CO – Situs Tondowongso di Desa Gayam Kecamatan Gurah Kabupaten Kediri kembali dieskavasi. Kegiatan ini dimulai Kamis (21/8/2025) dan Jumat (22/8/2025) merupakan hari kedua dan dijadwalkan akan eskavasi ini hingga akhir Agustus 2025.

Target ke depannya eskavasi diketahui wujud sesungguhnya dari situs ini yang berupa candi dengan luas 9700 meter persegi.

Imam Syafi’i staf Sejarah dan Purbakala (Jakala) Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Kediri menjelaskan, saat ini eskavasi ada tiga titik, yang pertama adalah gapura ada 54 meter persegi, 96 meter persegi candi perwara atau pendamping dan 121 candi induk.

Read More

Baca Juga :Bocah 5 Tahun Tenggelam di Sungai Jombang Ditemukan Tak Bernyawa

“Tujuan eskavasi untuk kepentingan pengembangan kawasan wisata budaya Kabupaten Kediri. Dengan maksud agar diketahui kalangan milenial untuk tahu sejarah Kabupaten Kediri,” katanya, Jumat (22/8/2025).

Ditambahkan Imam, Situs Tondowongso, pertama kali ditemukan tahun 2006, kemudian 2007 diteliti oleh Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah (BPKW) XI Jatim di Trowulan.

Sedangkan tahun 2009 lahan dibebaskan oleh Pemkab Kediri .Untuk penelitian lanjutan oleh Balai Arkeologi Yogya hingga tahun 2018 . Selanjutnya tahun 2021 pengembangan budaya oleh BPKW XI Jawa Timur.

Baca Juga :Dimulai Pukul 06.00, BEN Siap Digelar, ini Sejumlah Ruas Jalan yang Ditutup

“Situs Tondowongso merupakan peninggalan abad X ke XI pada masa Kerajaaan Kediri Panjalu masa Hindu dan secara angka tahun 1006 Masehi. Benda cagar budaya yang ditemukan adalah, Siwa Catur Muka, Arca Dewa Surya, Arca Dewa Chandra Surga Mahakala, Dewa Nandi, Dewa Ardhanari dan Yoni.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *