Blitar, SEJAHTERA.CO – Tak lama lagi, calon jemaah haji atau CJH asal Kota Blitar diberangkatkan pada 16 Mei 2026. Di antara ratusan CJH, dua di antaranya adalah kakak adik yang juga CJH tertua di Kota Blitar.
Dua CJH itu adalah Slamet Azali dan adik kandungnya Damanhuri. Slamet berusia 86 tahun sementara Damanhuri berusia 83 tahun. Keduanya adalah warga Jalan Asahan Kelurahan Pakunden, Kecamatan Sukorejo, Kota Blitar.
Kakak adik itu tercatat di kelompok terbang 102. “Alhamdulillah, saya dan adik bisa berangkat bareng. Mudah-mudahan diparingi lancar dan mabrur,” kata Slamet, Rabu (22/4/2026).
Slamet dan Damanhuri daftar haji pada 2017 lalu. Sebenarnya, dijadwalkan berangkat pada 2022 silam. Hanya saja karena terkendala Covid-19, akhirnya urung berangkat.
Dan pada 2026 ini baru dijadwalkan berangkat setelah melalui proses. Mulai cek kesehatan, administrasi dan lain sebagainya. “Tetap alhamdulillah bisa berangkat tahun ini,” kata bapak dua anak ini.
Baca Juga :Babinsa Koramil Kota Jombang Tanamkan Patriotisme Sejak Dini di SDN 1 Kejambon
Slamet dan Damanhuri adalah anak ke lima dan ke enam dari enam bersaudara. Sehari-hari menggantungkan hidup dari bertani.
Dari sawah itulah, akhirnya bisa mendaftar haji. Pada 2017 lalu, membayar tahap pertama Rp25 juta dan berlanjut pelunasan pada beberapa bulan lalu.
“Dari mana lagi kalau bukan dari hasil menabung panen sawah. Ketika panen menyisihkan uang untuk ditabung hingga akhirnya bisa mendaftar. Daftarnya juga bareng-bareng,” katanya.
Saat ini, Slamet dan Damanhuri bersiap diri. Bukan hanya mental tetapi juga fisik. Setiap pagi, jalan pagi olahraga. Selain itu juga menjaga kondisi badan dengan minum jamu.
Harapannya ketika menjalankan rukun haji, lancar tanpa kendala. Karena masih saudara kandung dan sama-sama berangkat, keduanya pun saling janji untuk menjaga.
Utamanya ketika di Makkah ataupun Madinah. Selain itu, juga saling mengingatkan. “Ketika nanti tawaf, gandeng tangan. Khawatir ketinggalan rombongan,” pungkasnya.



















