Tulungagung, SEJAHTERA.CO – Pengendara sepeda motor tewas setelah menabrak pembatas atau pagar jembatan di jalan raya masuk Desa Boyolangu, Kecamatan Boyolangu, Kabupaten Tulungagung, Sabtu (22/6/2024) malam.
Kecelakaan tersebut diduga terjadi lantaran korban kurang menguasai laju kendaraannya.
Kasatlantas Polres Tulungagung, AKP Jodi Indrawan mengatakan, diketahui korban berinisial FAP warga Desa Bono, Kecamatan Boyolangu, Kabupaten Tulungagung. Awalnya, korban yang mengendarai sepeda motor yamaha vega nopol AG 5736 RBR melintasi jalan raya Desa Boyolangu, Kecamatan Boyolangu, Kabupaten Tulungagung.
Saat itu korban melaju dari arah utara ke arah selatan, tapi setibanya di Tempat Kejadian Perkara (TKP), korban justru berkendara terlalu ke kanan. Akibatnya, korban menabrak pembatas jembatan pada sisi barat jalan yang membuat korban terlempar 5 meter dari titik tubrukan hingga korban tidak sadarkan diri.
“Korban tergeletak di tengah jalan atau tepatnya di depan Angkringan Iki Boyolangu atau terlempar sekitar 5 meter dari titik tubrukan,” kata AKP Jodi Indrawan, Minggu (23/6/2024).
Setelah kejadian itu, ungkap Jodi, pengguna jalan yang mengetahui kejadian itu kemudian segera mengatur lalu lintas agar tidak ada yang menabrak korban.
Mereka kemudian juga melaporkan kejadian itu ke Polsek Boyolangu dan laporan diteruskan ke Satlantas Polres Tulungagung untuk ditindaklanjuti.
Setelah menerima laporan tersebut, petugas kemudian bergegas menuju ke TKP untuk melakukan evakuasi terhadap korban agar segera mendapatkan pertolongan medis.
Saat tiba di lokasi, diketahui korban mengalami luka pada bagian kepala dan langsung dilarikan ke RSUD dr. Iskak Tulungagung.
“Saat petugas kami tiba di TKP, korban mengalami luka pada bagian tangan dan kaki kanan serta pada bagian kepala, hingga korban tidak sadarkan diri,” ungkapnya.
Berdasarkan hasil olah TKP, jelas Jodi, beberapa saksi mata menyebut jika korban melaju dengan kecepatan yang cukup kencang hingga keluar jalur.
Pada saat itu, korban justru menabrak pembatas jembatan yang ada di dekat Angkringan Iki Boyolangu hingga korban terpental dan mengalami sejumlah luka.
Menurut Jodi, korban sempat menerima perawatan secara intensif di RSUD dr. Iskak akibat luka pada bagian kepala yang dialami korban hingga membuat korban tidak sadarkan diri. Namun sayangnya, nyawa korban tidak tertolong dan korban dinyatakan meninggal dunia di RSUD dr. Iskak saat menjalani perawatan
“Petugas medis RSUD dr. Iskak menyatakan jika korban tidak mampu pulih dan meninggal dunia akibat luka yang dideritanya,” pungkasnya.
Reporter: Mochammad Sholeh Sirri
Editor: Dhita Septiadarma



















