Tangani Virus PMK, Pemkot Batu Bakal Alokasikan Vaksin Menggunakan Anggaran BTT

Tangani Virus PMK, Pemkot Batu Bakal Alokasikan Vaksin Menggunakan Anggaran BTT
Pj Walikota Batu Aries Agung Paewai. (arief/sejahtera.co)

Batu, SEJAHTERA.CO – Pemkot Batu berupaya keras mengambil langkah cepat untuk mengantisipasi menjalarnya wabah penyakit mulut dan kuku (PMK) pada hewan ternak. Sebab, wabah tersebut tengah terdeteksi di wilayah Kota Batu.

Baca Juga :Songsong Generasi Emas 2045, Polres Blitar Resmikan TK Kemala Bhayangkari 45 di Sutojayan

Dari catatan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kota Batu, per 30 Desember 2024 tercatat tiga kasus PMK yang ditemukan pada ternak sapi di wilayah Desa Pendem dan Desa Pesanggrahan.

Read More

Pj Walikota Batu, Aries Agung Paewai menyatakan bahwa dirinya sudah berkomunikasi dengan sekda terkait persoalan tersebut. Dia meminta agar penanganan kasus wabah pada ternak diselesaikan dengan signifikan.

“Kota Batu adalah salah satu kota penghasil susu sapi dan peternakannya cukup tinggi. Maka kami akan coba dengan BTT supaya kami bisa mendatangkan vaksin,” tegas Aries, Jumat (3/1/2025).

Baca Juga :Tiga Sapi Terjangkit Wabah PMK, ini Penjelasan DPKP Kota Batu

Aries menyebut anggaran untuk menangani kasus tersebut akan dilakukan dengan pendampingan dari Kejaksaan Negeri (Kajari) Batu. Tujuannya untuk memastikan penggunaan anggaran BTT sesuai regulasi.

“Merebaknya wabah PMK pada hewan ternak tidak boleh dibiarkan lama, harus cepat ditangani agar tidak menimbulkan gejolak di masyarakat,” tegasnya.

Baca Juga :Tahun Baru, Jalan Raya Kediri – Blitar Belum Ada Perbaikan

Menurutnya, penggunaan BTT menjadi pilihan karena dari pemerintah pusat, Pemprov Jatim, maupun Kota Batu tidak menganggarkan alokasi vaksin PMK pada 2025.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *