TPA Mrican di Ponorogo Overload, Aliran Sungai Ikut Tercemari Sampah

TPA Mrican di Ponorogo Overload, Aliran Sungai Ikut Tercemari Sampah
Tumpukan sampah yang mencemari aliran sungai irigasi bagi pertanian di Desa Mrican. (istimewa)

Ponorogo, SEJAHTERA.CO – Kondisi TPA Mrican yang berada di Kecamatan Jenangan, Kabupaten Ponorogo yang sudah overload ikut berdampak pada lahan pertanian di sekitar lokasi.

Pasalnya, ketika hujan deras membuat sungai di sekitar pembuangan dibanjiri sampah dari TPA Mrican. Akibatnya sejumlah saluran air menuju sawah-sawah warga tersumbat sampah dan tercemar air lindi.

Seperti dikatakan salah satu warga, Ibnu Ato’ilah, peristiwa seperti ini sudah sering terjadi terutama pada saat musim penghujan dan membuat petani di Desa Mrican resah.

Read More

Hal tersebut diperparah, dengan saluran air untuk irigasi yang sudah tidak lagi dimanfaatkan karena tercemar sampah.

Baca Juga :PUI Kediri Raya Galang Donasi dan Gelar Aksi Damai Bela Gaza

“Sampah-sampah ini sudah overload, sungai sudah tidak mampu menampung, sehingga sampai ke persawahan warga,” kata Ibnu saat ditemui di sungai, Sabtu (17/5/2025).

Ibnu juga menjelaskan jika selain mencemari air irigasi persawahan. Hasil panen juga mengalami penurunan, jika sebelum tercemar bisa mendapatkan 10 kwintal, kini hanya mampu menghasilkan empat hingga lima kwintal.

“Kalau turunnya drastis, apalagi saat ini musim hujan. Jadi ya sangat berdampak,” tegas Ibnu.

Di sisi lain, Kepala UPT TPA Mrican, Abri Susilo, menjelaskan bahwa kapasitas TPA Mrican saat ini memang sudah overload. Sehingga luas area TPA dengan jumlah sampah yang ada sudah tidak mencukupi.

Baca Juga :Inilah Fungsi Paranet Perangkap Hama Musim Pancaroba di Kediri

“Memang TPA ini dibangun didekat sungai, dan beberapa hari terakhir hujan deras sampah ikut terbawa dan memang ada saluran air yang langsung menyambung ke sungai,” jelas Abri.

Pihaknya mengakui, saat ini volume sampah yang masuk cukup besar. Bahkan saat jam operasional petugas TPA selesai bertugas ternyata masih banyak truk sampah yang datang.

Hal ini membuat sampah menumpuk dan tidak tertata rapi sehingga membuat sampah tercecer disalurkan air.

Baca Juga :Kabar Gembira, di Kabupaten Blitar Tersedia 351 Titik Internet Wifi Gratis, ini Lokasinya

“Aliran inilah yang membawa sampah ke lahan masyarakat,” jelas Abri.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *