Ponorogo, SEJAHTERA.CO – Munculnya tren #KaburAjaDulu akhir akhir ini menjadi kontroversi di masyarakat terutama di media sosial. Pasalnya, tren tersebut mengajak generasi muda untuk pindah ke luar negeri, walaupun tidak punya persiapan.
Hal tersebut mendapat komentar dari Wakil Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Ponorogo, Ribut Riyanto. Menurutnya hal tersebut dinilai merugikan. Sebab, tanpa persiapan yang matang bisa ada risiko besar ketika di luar negeri.
“Sebaiknya dibarengi dengan persiapan yang matang agar benar-benar membawa manfaat, bukan malah sebaliknya,” ungkap Ribut Riyanto, kepada koranmemo.com, Rabu (26/2/2025).
Baca Juga :Hujan Deras Picu Longsor, Dinding Ruang Tamu Warga Blitar Ambrol
Ribut, yang pernah bekerja sambil belajar di Jepang, menilai bahwa bekerja di luar negeri bisa menjadi kesempatan baik bagi generasi muda untuk menambah ilmu, pengalaman kerja, serta mengumpulkan modal.
Apalagi, Ponorogo merupakan salah satu kantong Pekerja Migran Indonesia (PMI).
“Ada beberapa hal yang harus diperhatikan sebelum memutuskan bekerja di luar negeri. Pertama, tentukan negara tujuan yang sesuai dengan peluang kerja dan kemampuan yang dimiliki,” ujarnya.
“Kedua, pilih lembaga yang akan mendampingi atau membina agar proses keberangkatan lebih aman dan terarah. Ketiga, pelajari bahasa dan budaya negara tujuan agar lebih cepat beradaptasi,” sambungnya.
Baca Juga :Jelang PPDB 2025, Dinas Pendidikan Kota Blitar Mulai Validasi, Ada 2 Ribu Lebih Lulusan SD
Ribut yang juga membidangi pendidikan dan ketenagakerjaan di komisi D itu berpesan agar niat #KaburAjaDulu diubah menjadi #CariModalDulu dengan niat yang benar.
Menurutnya, pekerja migran tidak akan mudah mengalami homesick atau kendala psikologis lainnya saat menghadapi tantangan di negara tujuan. Sebaliknya, mereka akan lebih termotivasi untuk berkarya dan bertahan.
Selain itu, Ribut juga berharap para PMI selalu menjaga komunikasi dengan keluarga di Indonesia. “Menjalin komunikasi itu penting agar hubungan emosional antara anak, orang tua, dan keluarga tetap terjaga dengan baik,” tuturnya.
Tren merantau ke luar negeri memang semakin diminati oleh generasi muda. Namun, dengan persiapan yang matang, diharapkan mereka tidak hanya sukses secara finansial, tetapi juga mampu membawa dampak positif bagi keluarga dan daerah asal mereka.
Baca Juga :Sepekan, Perlintasan KA Ngunut-Rejotangan Tulungagung Memakan 3 Korban Jiwa
“Tidak masalah jika memang ingin merantau ke luar negeri, tapi ingat harus dibarengi dengan persiapan yang matang,” pungkasnya.
Reporter : Sony Dwi Prastyo
Editor : Muji Hartono



















