Unjuk Rasa Kawal Putusan MK di Kota Kediri Ricuh, Sejumlah Peserta Luka

unjuk rasa kawal putusan MK Kota Kediri ricuh
Massa Aliansi Sekartaji saat menggelar aksi kawal putusan MK di depan Gedung DPRD Kota Kediri (rizky)

KEDIRI, SEJAHTERA.CO – Aksi unjuk rasa rentetan aksi kawal putusan MK terkait Pilkada di depan Gedung DPRD Kota Kediri berujung ricuh.

Informasi dihimpun, aksi unjuk rasa diikuti oleh sekitar 500 orang massa mengatasnamakan Aliansi Sekartaji sebagai bentuk aksi kawal putusan MK.

Namun, aksi kawal putusan MK di depan gedung DPRD Kota Kediri pada Jumat (23/08/2024) itu berujung ricuh.

Read More

Banyak peserta aksi yang mengalami luka-luka hingga harus mendapatkan perawatan medis akibat kericuhan yang terjadi.

Kericuhan terjadi ketika massa berusaha masuk ke dalam Gedung DPRD Kota Kediri dan langsung disambut oleh anggota keamanan yang sudah bersiaga.

BACA JUGA : Ratusan Mahasiswa Geruduk DPRD Ponorogo, Minta Kawal Putusan MK, Berikut Sikap Dewan

“Aksi ricuh tadi saya nyatakan bukan inisiasi dari kami dan bukan rencana kami, tidak mungkin kami akan dipukuli,” kata Bima Prakosa, korlap aksi saat ditemui usai aksi.

“Kami akan ditendang apakah mungkin kemudian kita ingin digitukan, jelas tidak,” imbuhnya.

Anggota kepolisian dengan tameng dan pentungan berusaha menghalau massa yang hendak masuk ke halaman Gedung DPRD Kota Kediri.

Bima menegaskan, peserta aksi tidak mungkin memulai kericuhan jika tidak terdesak dengan aparat yang sudah bersiaga dengan pentungan dan tameng.

BACA JUGA : Alfiatun Ni’mah, Lulusan SMP, Memproduksi Tas Anyaman Bahan Tali Pet hingga Tembus Turki

Menurutnya, pihak keamanan memantik karena aliansi sekartaji ingin masuk ke dalam, terapi tidak diizinkan dan dihalang-halangi.

“Banyak teman-teman kami hari ini pasca aksi posisi ada di PMII dan di rumah sakit teman teman.  Kami dipukuli, digebuk dengan tongkat, ditendang,” jelasnya saat disinggung mengenai kejadian tersebut.

Bima menambahkan, banyak peserta aksi yang mengalami luka pada bagian kepala dan tangan lebam yang kini ada di beberapa rumah sakit Kediri.

BACA JUGA : Diunggah Facebook, Diduga Kadisdik Jombang Mesra dengan Bawahan

Berdasarkan data korban yang terkonfirmasi, dirinya menyebut, ada tiga orang mengalami luka tangan lebam dan sekitar lima orang mengalami luka bocor pada bagian kepala.

Selain itu, ada juga yang ditangkap dan  diamankan. Padahal, mereka tidak membuat tindakan kejahatan karena tugas kepolisian untuk mengamankan.

“Teman-teman kami yang ditangkap tadi saya pastikan sudah dikeluarkan, tapi saya mengecam tindakan itu yang seharusnya tidak dilakukan,” tegasnya.

Reporter: Rizky Rusdiyanto

Editor : Irwan Maftuhin

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *