Update Kebakaran Pabrik Kayu di Lamongan: Area Lahan 2 Hektare Masih Dibasahi, Petugas Pantau Pakai Satelit Sipongi

Petugas pemadam kebakaran masih melakukan pembasahan di sejumlah titik api.
Petugas pemadam kebakaran masih melakukan pembasahan di sejumlah titik api.(foto: istimewa)

LAMONGAN, SEJAHTERA.CO – Kebakaran hebat yang melanda pabrik pengolahan kayu PT Yalle Wood Pellet Indonesia di Desa Pelang, Kecamatan Kembangbahu, Kabupaten Lamongan, hingga Sabtu (26/9/2026) pagi masih menyisakan sejumlah titik api dan bara panas.

Baca juga:Terekam CCTV Bobol Rumah Kasun di Turi Lamongan, Residivis Spesialis Rumah Kosong Ditangkap Polisi

Meskipun kobaran api utama telah berhasil dipadamkan oleh tim gabungan sejak Jumat (25/9/2026), proses pembasahan intensif terus dilakukan untuk menyisir area pabrik terdampak yang diperkirakan mencapai luas sekitar 2 hektare.

Read More

Guna memastikan seluruh titik api benar-benar padam, tim gabungan memanfaatkan teknologi pemantauan satelit real time melalui Sistem Informasi Deteksi Dini Kebakaran Hutan dan Lahan (SIPONGI) milik Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).

Teknologi satelit ini digunakan untuk melacak pergerakan anomali suhu panas di sekitar lokasi secara presisi, sehingga potensi kemunculan titik api baru dapat langsung diintervensi oleh petugas lapangan.

Insiden kebakaran yang menghanguskan sedikitnya tujuh unit bangunan pabrik, satu unit dozer, serta satu unit dump truck ini mengakibatkan kerugian materiil yang ditaksir mencapai Rp10 miliar.

Penanganan kebakaran skala besar ini melibatkan puluhan personel dan armada lintas daerah. Selain dua unit armada Damkar Pemkab Lamongan serta bantuan unit dari Kodim 0812/Lamongan dan Yonif TP, bantuan armada pemadam kebakaran juga dikerahkan dari Kabupaten Mojokerto, Jombang, Tuban, hingga Bojonegoro.

Sementara itu, Kasi Humas Polres Lamongan, Ipda M. Hamzaid, menyampaikan bahwa Satreskrim Polres Lamongan masih terus melakukan penyelidikan mendalam untuk mengetahui penyebab pasti awal mula munculnya api.

Baca juga:Terekam CCTV Bobol Rumah Kasun di Turi Lamongan, Residivis Spesialis Rumah Kosong Ditangkap Polisi

“Penyebab utama kebakaran masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut dengan mengumpulkan keterangan dari para saksi di lokasi kejadian,” jelas Ipda M. Hamzaid, Sabtu (26/9/2026).

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *