“Sebagai perbandingannya dari 100 persen jumlah wabin saat ini, 60 persen merupakan layaran sedangkan 40 persen tahanan lokal,” tegasnya.
Dengan kondisi tersebut, Azar mengatakan bahwa pihaknya akan melakukan penjagaan dua kali lipat. Selain itu dia juga akan berkoordinasi dengan satuan pengamanan yang lain seperti Polres Ponorogo untuk rutin melakukan kontroling ke dalam rutan.
“Antisipasi kita lebih mengedepankan piket piket pengamanan, misal 1 jadi 2 orang. Selain itu juga sering sering kontroling dan bekerjasama dengan instansi lain,” imbuhnya.
Sekedar informasi, pada momentum natal tahun ini sebanyak 3 orang warga binaan beragama Nasrani mendapatkan potongan masa tahanan 1 bulan. Sedangkan pada Agustus lalu ada 186 wabin yang mendapatkan remisi, 3 diantaranya langsung bebas dari penjara.
Reporter : Sony Dwi Prastyo
Editor



















