“Hutangnya yang akan ditagaih sebanyak dua puluh ribu rupiah,” imbuhnya Riyanto
Ditambahkan Riyanto, jika para remaja tersebut tak sampai melakukan aksi pengerusakan, namun terdapat satu orang korban dan saat di cek kondisinya masih aman.
Riyanto menjelaskan bahwa untuk menciptakan situasi Kamtibmas yang kondusif dan untuk mengantisipasi kejadian yang sama agar tidak terulang setiap malam Polres Tuban akan melaksanakan kegiatan yang sama yakni patroli gabungan.
“Apabila ada laporan dari masyarakat terkait dengan keberadaan gangster akan kami tindaklanjuti,” tegasnya.
Setelah dilakukan pendataan dan pembinaan yang dilakukan pihak kepolisian, menurut Riyanto, 19 remaja tersebut dikembalikan kepada orangtuanya untuk diberikan pengawasan yang lebih ketat.
“Tadi juga ada beberapa guru BK yang kita panggil dan di sekolah juga pengawasan dari guru,” tuturnya, seperti dilansir laman Polda Jatim, Kamis (18/1).
Ditanya apakah anak-anak yang diamankan ini terlibat dalam kelompok gangster, Rianto menjelaskan jika mereka masuk dalam sebuah kelompok berinisial SS.
Namun apakah ada kaitannya dengan kelompok gangster pihaknya masih melakukan penyelidikan lebih lanjut. “Ini masih kita dalami,” pungkas Riyanto.
Editor: Gimo Hadiwibowo


















