Dalam mengusut kasus ini, pihaknya sangat berhati-hati karena baik korban, terduga pelaku maupun saksi masih di bawah umur. Sehingga dirasa penting menekankan kehati-hatian saat mengambil keterangan.
Terkait kronologinya, diakui oleh kakak korban, Agus Setyawan (29) yang mengisahkan jika dugaan aksi penganiayaan itu bermula dari saling ejek antar korban dan terduga pelaku di kamar asrama.
”Mereka saling ejek soal Ambalan Pramuka. Tapi, F ternyata tidak terima dan langsung melakukan pukulan ke wajah JD,” kata Agus.
Saat itu, teman-teman lain langsung memisahkan keduanya. Namun, rupanya F sempat naik pitam hingga ikut juga mengancam lainnya untuk dipukul jika memisahkan keduanya. Namun, si adik tidak balas memukul terduga pelaku.
”Tapi oleh pihak asrama, dilaporkannya ke keluarga itu berkelahi. Saya kira ini bukan perkelahian tapi penganiayaan karena adik saya tidak membalas sama sekali saat dipukuli itu,” tegasnya.
Saat dikunjungi, keluarga melihat luka lebam yang dinilainya brutal sehingga mereka memutuskan untuk melaporkan kejadian ini ke kepolisian.
Reporter : Arief Juli Prabowo



















