“Yang bersangkutan langsung kita amankan. Ada juga beberapa kelompok yang membuang barangnya,” ungkap Kapolsek Kediri Kota.
Tidak berhenti di situ, lanjut dia, anggotanya juga melakukan penyisiran hingga menemukan 17 unit yang dibuang di dekat area panggung musik. Dari 17 unit ponsel, 11 di antaranya berada dalam tas, sedangkan sisanya bertebaran di tanah.
Selanjutnya, barang bukti beserta pelaku MR diamankan ke Mako Polsek Kediri Kota untuk proses hukum lebih lanjut.
“Kami belum tahu siapa pelakunya. Apakah bagian dari komplotan ini, masih kita dalami dan pengejaran,” bebernya.
Kepada polisi, MR mengaku, disuruh temannya membawa minuman keras dan janjian untuk bertemu di SLG.
Di sanalah, mereka meminum miras dengan teman sekolahnya dulu, Gopel bersama komplotan lain dan berangkat menuju konser musik untuk melancarkan aksinya.
Akan tetapi, laki bekerja sebagai kuli bangunan itu tidak mengetahui identitas temannya tersebut.
“Saya hanya menerima (ponsel curian) saja. Saya nggak tahu prosesnya gimana, saya hanya disuruh diam berada di belakang mereka,” ucapnya.
Lelaki asal Kelurahan Campurejo itu juga mengaku, pencurian tersebut sudah kedua kalinya karena sebelumnya pernah beraksi di wilayah Malang. Pada saat itu, dia bersama temannya berhasil mencuri tiga unit ponsel dan mendapatkan uang Rp 250 ribu.
“Kalau rencananya (ponsel hasil curian) belum tahu akan dijual ke mana,” tutupnya.
Reporter: Rizky Rusdiyanto
Editor: Dhita Septiadarma



















