Tulungagung, SEJAHTERA.CO – Tingkat partisipasi warga binaan di Lapas Kelas IIB Tulungagung saat pelaksanaan Pilkada 2024 kemarin rupanya sangat tinggi. Bahkan mantan Bupati Tulungagung periode 2013-2018, Syahri Mulyo juga tidak menyia-siakan kesempatannya untuk menggunakan hak pilihnya.
Baca Juga :Paslon Rizky Unggul, LSI Deny JA: Ada Beberapa Faktor Penentu
Kepala Lapas Kelas IIB Tulungagung, Budiman Priatna Kusumah mengatakan, jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) di Lapas Kelas IIB Tulungagung ada sebanyak 620 suara.
Diketahui, jumlah DPT itu sudah termasuk jumlah sebagian warga binaan yang masuk ke dalam DPT dan pegawai Lapas Kelas IIB Tulungagung.
Diketahui, terdapat sejumlah warga binaan maupun pegawai Lapas Kelas IIB Tulungagung yang tidak terdaftar ke dalam DPT Pilkada 2024 lantaran berbagai alasan. Rinciannya, terdapat sebanyak 14 orang warga binaan yang tidak terdaftar sebagai DPT Pilkada 2024, sedangkan untuk pegawai lapas ada 5 orang.
Baca Juga :Dinas PUPR Kabupaten Trenggalek: Pelan Tapi Pasti, Jalan Rusak Perlahan Mulus
“Total DPT di Lapas Kelas IIB Tulungagung ada sebanyak 620 suara, dimana itu termasuk sebagian warga binaan dan pegawai lapas. Kami katakan sebagian karena memang ada yang tidak terdaftar sebagai DPT,” kata Budiman Priatna Kusumah, Kamis (28/11/2024).
Melalui 620 suara itu, ungkap Budiman, tingkat partisipasi warga binaan Lapas Kelas IIB Tulungagung dalam menyalurkan hak pilihnya tergolong sangat tinggi. Pasalnya, pihaknya mencatat jika pada pelaksanaan pemilihan Gubernur dan Bupati Pilkada 2024 mencapai 100 persen di Lapas Kelas IIB Tulungagung.
Pada saat pencoblosan kemarin, mantan Bupati Tulungagung Periode 2013-2018, yakni Syahri Mulyo yang terjerat Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) juga menyalurkan hak pilihnya. Diketahui, Syahri Mulyo terpantau mencoblos pada TPS 002 di Lapas Kelas IIB Tulungagung.
“Tingkat partisipasi pemilihan Gubernur dan Bupati pada kontestasi Pilkada 2025 di Lapas kemarin sangat tinggi, bahkan mencapai 100 persen. Kemarin pak Syahri juga hadir untuk menyalurkan hak pilihnya,” ungkapnya.
Baca Juga :Mas Ibin: Kemenangan Ini juga Andil Kawula Alit
Selama pelaksanaan Pilkada 2024 kemarin, jelas Budiman, pihaknya optimis jika seluruh warga binaan yang masuk ke dalam DPT sudah mengetahui teknis pencoblosan. Pasalnya, sebelum hari pencoblosan, KPU Tulungagung sudah sering memberikan sosialisasi terkait teknis pencoblosan kepada warga binaan.
Selain itu, kemarin Lapas Kelas IIB Tulungagung juga sempat mendapat pendampingan dari Divisi Permasyarakatan Kanwil Jawa Timur. Maka dari itu, pihaknya menjamin jika seluruh warga binaan Lapas Kelas IIB Tulungagung sudah melakukan pencoblosan sesuai tata cara yang benar.
Baca Juga :FREN Beri Selamat Atas Kemenangan Vinanda-Gus Qowim
“Di Lapas Kelas IIB Tulungagung ada sebanyak dua TPS, alhamdulillah semua prosesnya mulai dari pencoblosan, pemungutan suara hingga penghitungan suara berjalan dengan lancar,” pungkasnya.



















