Baca Juga :Jelang Nataru, Harga Sayuran di Pasar Tradisional Jombang Alami Kenaikan
Kendati demikian, mantan Kasatreskrim Polres Pasuruan itu juga masih menunggu hasil observasi tersebut, hal ini untuk memastikan apakah pelaku benar-benar mengalami gangguan kejiwaan.
Sedangkan jenazah Bonamin sudah dilakukan autopsi yang dilakukan oleh tim medis dari RS Bhayangkara Kediri sekitar pukul 15.30 WIB hingga selesai petang. Hasil autopsi tersebut diperkirakan turun 1-2 minggu.
“Kalau visum luar memang ada tanda tanda luka lebam di bagian kepala, tapi penyebab pastinya masih akan kita tunggu hasil dari RS Bhayangkara,” tegasnya.
Disinggung soal motif pelaku, Kasatreskrim menyebutkan jika emosi diduga emosi karena pada malam saat kejadian tidak diberikan rokok oleh korban. Namun, pihaknya masih perlu melakukan pendalaman terkait informasi tersebut.
“Dari keterangan saksi, minta rokok tidak diberikan lalu emosi, tapi itu masih kita perdalam lagi,” tandasnya.



















