Dinkes Kabupaten Kediri Simulasi Pelayanan Kesehatan Gratis untuk Warga Kabupaten Kediri

Dinkes Kabupaten Kediri Simulasi Pelayanan Kesehatan Gratis untuk Warga Kabupaten Kediri
Simulasi pelayanan kesehatan gratis Dinas Kesehatan Kabupaten Kediri di Puskesmas Ngadiluwih. (bakti/sejahtera.co)

Kediri, SEJAHTERA.CO – Upaya berikan pelayanan kesehatan masyarakat diperhatikan pemerintah. Terkait hal ini Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kediri adakan simulasi kesehatan dalam program Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) untuk masyarakat Kabupaten Kediri.

PKG ini akan digelar setelah simulasi selesai dan dilakukan monitoring dan evaluasi (monev) secara menyeluruh dari segi pelayanan.

Kepala Dinkes Kabupaten Kediri dr Ahmad Khatib menjelaskan pelayanan PKG secara umum akan direalisasikan di 37 puskesmas di Kabupaten Kediri. Untuk awal pada tahan berikutnya simulasi di 19 puskesmas di Kabupaten Kediri.

Read More

Baca Juga :Dinkes Ponorogo Buka Layanan Pemeriksaan Kesehatan Gratis bagi Warga yang Berulang Tahun

“PKG ini merupakan program pemerintah dan petunjuk tehnisnya dari Kementerian Kesehatan. Pelayanan PKG harus memiliki sarpras, ruangan atau tenaga kesehatan yang memadai. Selanjutnya kita akan sosialisasikan ke puskesmas lain di Kabupaten Kediri,” katanya, Selasa (11/2/2025).

Ditambahkan Khatib, pelayanan PKG ini untuk layanan balita, anak, remaja, dewasa dan lansia. Adapun alur PKG ini diawali dari penerimaan pasien, skrining pendaftaran dan pendataan pasien. Setelah data lengkap kemudian pasien diantar ke bagian pemeriksaan untuk pelayanan uji lab lengkap.

“$eperti tensi, kolesterol, asam urat, jantung, diabetes militus, gigi, tinggi badan, berat badan dan periksa menyeluruh. Ini untuk mengetahui riwayat sakit pasien. Untuk pembayaran bisa gunakan BPJS dan pasien berhak mendapatkan layanan kesehatan,” katanya.

Baca Juga :Kota Blitar Mulai Terapkan Program Diet Sampah, Seperti ini Langkahnya

Ditambahkan Khatib, jika kondisi pasien dalam tahap kondisi sakit sekiranya membutuhkan rawatan rujukan maka saat itu pasien dirujuk ke rumah sakit rujukan. Saat simulasi ada lima pasien yang memanfaatkan PKG dengan cara mendaftar online lebih dulu.

Terpisah, Siti Nafsiah (60) warga Desa Badal Kecamatan Ngadiluwih merupakan pasien simulasi mengapresiasi PKG ini. Karena layanan gratis dan diperiksa cermat oleh tim medis.

Baca Juga :Polisi Tangkap Empat Pelaku Pengeroyokan Gadis ABG Waduk Selorejo Ngantang

“Alhamdulilah semua normal dari sisi usia, tensi, jantung, kolesterol, asam urat dan gigi normal dan tidak ada keluhan,” katanya.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *