Menurutnya, justru pihak kepolisian telah aktif turun ke lapangan untuk membantu penanganan kebakaran. “Tidak mungkin aparat resmi minta biaya untuk investigasi. Justru mereka langsung turun membantu kami,” tegas Imam.
Ia juga menyampaikan permintaan maaf kepada jajaran kepolisian atas adanya kabar yang sempat menimbulkan kesalahpahaman.
“Kami tidak bermaksud menyudutkan pihak mana pun. Kami tidak tahu siapa pelaku, karena hanya melalui sambungan telepon,” jelasnya.
Di sisi lain, hasil identifikasi kerusakan akibat kebakaran telah dikantongi. Total ada 16 kios terdampak, 10 di antaranya terbakar habis dan 6 lainnya mengalami kerusakan ringan. Semua barang dagangan di dalamnya juga hangus terbakar.
Baca Juga :Tak Terima Diceraikan, Pria di Ponorogo Ancam Istri dan Mertuanya Pakai Celurit
“Perkiraan kerugian sekitar Rp1 miliar. Kami akan segera menghadap Bupati Jombang untuk meminta bantuan pemulihan,” pungkas Imam Baihaki.
Seperti diketahui, kebakaran hebat melanda Pasar Kliwon Mojoduwur, Kecamatan Mojowarno, Kabupaten Jombang, pada Jumat sore (9/5/2025). Kepala Desa Mojoduwur, Imam Baihaki, mengatakan kebakaran pertama kali terdeteksi sekitar pukul 16.00 WIB.



















