Blitar, SEJAHTERA.CO – Kursi pejabat di lingkup Pemkot Blitar kembali kosong. Itu setelah salah satu pejabat terasnya, SY alias Suharyono mengajukan pensiun dini sebelum ditetapkan tersangka dalam kasus pengelolaan pembangunan instalasi pengolahan akhir limbah atau IPAL dan septic tank.
Suharyono sendiri di Pemkot Blitar sebelumnya menjabat sebagai asisten 1 sekretariat daerah dan Plt Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Blitar.
Tetapi tepat pada 1 Juni, Suharyono yang juga mantan kepala dinas pekerjaan umum dan penataan ruang itu sudah resmi pensiun dini.
“Memang beliau (SY,red) sudah lama mengajukan pensiun dini. Dan akhirnya disetujui dan pada 1 Juni sudah resmi pensiun,” kata Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM, Kota Blitar, Kusno, Selasa (10/6/2025).
Baca Juga :Ratusan Ekor Hewan Kurban di Blitar Terinfeksi Cacing Hati, Imbau Tak Dikonsumsi
Dia mengatakan ketika ditetapkan tersangka oleh kejaksaan pada Selasa (03/6/2025), SY sudah resmi pensiun.
Selain SY, ada pula salah satu tersangka korupsi di kasus yang sama dan berstatus sebagai aparatur sipil negara atau ASN di lingkup Pemkot Blitar.
Yakni MH yang juga Plt lurah Sukorejo, Kecamatan Sukorejo, Kota Blitar. Saat proyek dilaksanakan, MH sebagai ketua KSM Mayang Makmur 2 yang tengah diusut jaksa.
Pasca-ditetapkan tersangka, BKPSDM mengambil tindakan dengan menonaktifkan status pegawainya. Selama dinonaktifkan, MH tidak menerima gaji ataupun tunjangan sebagai ASN.
Konsekuensinya, jika dalam perjalanan hukum terbukti bersalah dan ada putusan inkrah, maka akan diberhentikan secara tidak hormat. Tapi jika tidak bersalah, bisa kembali ke status semula.
Sementara itu, tak ingin ada kekosongan jabatan, Pemkot Blitar melalui wali kota bergerak cepat. Wali kota menunjuk dua pejabatnya untuk mengisi jabatan yang kosong.
Baca Juga :Cara Aman Menyimpan Daging Kurban di Lemari Es
Di antaranya untuk Asisten 1 sekretariat daerah diisi pelaksana tugas atau Plt Tri Iman P, yang kini menjabat sebagai kepala badan perencanaan pembangunan daerah atau Bappeda.
Sementara jabatan Plt kepala dinas perpustakaan dan kearsipan, dijabat oleh Yudha Budiono yang juga menjabat sebagai Staf Ahli Kemasyarakatan dan SDM Setda Kota Blitar. “Intinya begitu kosong, langsung diisi pelaksana tugas,” katanya.


















