“Jadi bukan like and dislike, kita lihat disiplin ilmunya tidak mungkin yang punya skil dalam pembangunan infrastruktur nanti memimpin dinas pendidikan (dindik),” tegasnya.
Pihaknya menyebut dalam asesmen tersebut dipimpin langsung oleh panitia seleksi (pansel) yang diketuai oleh Sekretaris Daerah Agus Pramono serta sejumlah anggota mulai dari organisasi islam serta kalangan akademisi.
Hasil dari asesmen tersebut akan digunakan sebagai dasar untuk mutasi jabatan.
“Kalau job fit pasti out-nya akan ada mutasi, tapi waktunya kapan nanti dilihat saja karena ini masih berproses asesmen,” paparnya.
Saat disinggung jumlah kepala dinas yang ikut dalam job fit tersebut. Orang nomor satu di Pemkab Ponorogo itu menyebut sekitar ada 10 orang, namun ia tidak menjelaskan secara gamblang siapa yang mengikuti job fit.
“Sekitar sepuluhan, saya tidak hafal siapanya nanti ke pansel saja,” pungkas Kang Giri.



















