Buruh Tembakau, Cengkeh, dan Warga Terdampak TBC di Kediri Terima Bansos Rp750 Ribu

Buruh Tembakau, Cengkeh, dan Warga Terdampak TBC di Kediri Terima Bansos Rp750 Ribu
Tim Dinsos Kabupaten Kediri sosialisasikan data penerima bansos untuk buruh petani tembakau dan buruh petani cengkeh di ruang Kilisuci Pemkab Kediri Kamis siang.(bakti/sejahtera.co)

Kediri, SEJAHTERA.CO – Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Kediri menggelar rapat koordinasi dan sosialisasi bantuan sosial (bansos) untuk buruh petani tembakau, buruh petani cengkeh, hingga warga terpapar TBC, di Gedung Dinsos, Kamis (10/7/2025) pagi.

Acara ini diikuti 100 peserta yang terdiri dari perangkat desa, Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK), Petugas Penyuluh Lapangan (PPL), serta Kepala Seksi Kesejahteraan Sosial dari berbagai kecamatan di Kabupaten Kediri.

Sosialisasi menghadirkan pemateri dari Dinas Sosial Kabupaten Kediri dan Tri Hadi dari Dinas Pertanian dan Perkebunan (Dispertabun) Kabupaten Kediri.

Read More

Nora Viyanti, Pekerja Sosial Ahli dari Dinsos Kabupaten Kediri, menjelaskan bahwa bansos tersebut diberikan kepada 15.000 orang penerima yang terdiri dari berbagai kelompok, termasuk: buruh atau petani tembakau dan cengkeh, buruh perusahaan rokok (di Kediri dan luar daerah yang ber-NIK Kediri), serta masyarakat miskin yang terpapar TBC.

Baca Juga :TMMD ke-125 Siap Digelar di Madiun, Buka Jalan 3,5 KM di Dusun Wukir Kawasan Gunung Wilis

“Setiap penerima akan mendapatkan bantuan tunai sebesar Rp750 ribu, yang disalurkan melalui Bank Jatim. Penyaluran direncanakan pada triwulan IV tahun ini,” jelas Nora.

luran bansos untuk buruh petani cengkeh ini merujuk pada Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 72 Tahun 2024 yang memperluas sasaran penggunaan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT).

Lebih rinci, penerima bansos terdiri atas: 600 buruh petani cengkeh, 700 petani cengkeh, 1.200 warga miskin yang terpapar TBC.

Sedangkan data wilayah penghasil komoditas yang menjadi sasaran bantuan meliputi Kecamatan Mojo, Ngancar, Kepung, Semen, dan Kandangan untuk komoditas Cengkeh. Sedangkan komoditas tembakau meliputi Kecamatan Grogol, Semen, Mojo, Tarokan, Kandat, dan Purwoasri.

Baca Juga :Proyek Tower BTS di Balerejo Madiun Tetap Berjalan Meski Sudah Ditegur Satpol PP

“Semua data penerima sudah divalidasi dan jelas. Kami berharap penyaluran di triwulan keempat nanti bisa berjalan tepat sasaran dan tanpa hambatan,” pungkas Nora.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *