Kediri, SEJAHTERA.CO – Ratusan warga mengatasnamakan Paguyuban Tani Puncu Makmur menggeruduk Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Kediri, Kamis (28/8/2025).
Mereka datang membawa spanduk atau banner dengan tulisan tanah untuk rakyat, bukan untuk desa hingga hari ini kita belum merdeka.
Perwakilan DPW Gerakan Masyarakat Kehutanan Sosial Indonesia Jawa Timur, Jihad Kusumawan menyampaikan, kedatangannya bersama warga untuk mengutarakan
kaitan dengan kegiatan Rabu (27/8/2025) siang.
Itu terkait pematokan lokasi fasilitas umum (fasum) dan fasilitas sosial (fasos) di Dusun Puncu Desa Puncu Kecamatan Puncu dari BPN Kabupaten Kediri didampingi pihak desa, kecamatan, kapolsek dan Danramil Puncu.
Baca Juga :Perkotaan Sumbang Kasus Perceraian Terbanyak di Jombang Tahun 2025
“Yang tidak kami terima namanya fasum dan fasos itu dulunya 60 hektare tahun 2024 sertifikat sudah diserahkan oleh Hadi Tjahjanto (Menteri ATR/BPN) di eks HGU PT Mangli Dian Perkasa yang posisinya ada di Cengkehan,” ujarnya.



















