Ponorogo, SEJAHTERA.CO – Penjualan hewan kurban di Kabupaten Ponorogo mulai menggeliat menjelang Hari Raya Idul Adha. Sejumlah peternak mengaku kebanjiran calon pembeli, terutama untuk sapi berukuran jumbo dengan kualitas premium.
Baca juga:785 Jabatan Perangkat Desa Kosong di Ponorogo, DPRD Minta Segera Diisi
Salah satunya terlihat di kandang milik Danang Saputro, peternak asal Desa Wagir Kidul, Kecamatan Pulung. Berbagai jenis sapi berbobot besar disiapkan untuk memenuhi kebutuhan pasar kurban tahun ini.
Di kandang tersebut tersedia beragam jenis sapi, mulai sapi lokal, sapi Bali, simental, limosin hingga belgian blue. Bahkan, terdapat sapi dengan bobot mencapai satu ton.
Harga yang ditawarkan pun bervariasi, mulai dari Rp23 juta hingga ratusan juta rupiah, tergantung jenis dan bobot sapi.
“Jenisnya premium, jadi dagingnya lebih banyak, padat, dan berbobot,” ujar Danang saat ditemui di kandangnya.
Pria yang juga berprofesi sebagai dokter hewan itu menegaskan, kualitas ternak menjadi prioritas utama. Perawatan sapi dilakukan secara ketat, mulai dari pemilihan bibit hingga masa penjualan.
Untuk menjaga kondisi tetap prima, sapi diberi pakan kombinasi konsentrat dan hijauan seperti rumput gajah serta silase jagung. Selain itu, ternak juga rutin mendapatkan vitamin, vaksinasi, dan obat cacing.



















