Kediri, SEJAHTERA.CO – Dari total 1.204 jamaah haji asal Kabupaten Kediri yang berangkat ke Tanah Suci pada 19 dan 20 Mei 2026, sebanyak 59 orang merupakan aparatur sipil negara (ASN) Pemerintah Kabupaten Kediri dan 12 lainnya anggota Polri.
Mereka tergabung dalam beberapa kelompok terbang (kloter) dan saat ini tengah menjalani rangkaian ibadah haji.
Kasi Bina Haji dan Umrah Kementerian Agama Kabupaten Kediri, Mahfufzia Afindis, mengatakan secara umum kondisi kesehatan jamaah haji dari kalangan ASN maupun Polri dalam keadaan baik dan dinyatakan layak berangkat.
Baca Juga :Pemkab Tulungagung Siapkan Anggaran Perbaikan Dua Kelas SDN 1 Babadan yang Ambruk
“Mereka yang berstatus ASN maupun anggota Polri tentu sudah mengikuti prosedur perizinan untuk cuti haji, baik melalui Pemkab Kediri maupun kepala perangkat daerah masing-masing. Sementara anggota Polri juga telah mendapatkan izin dari instansi tempat mereka bertugas,” katanya.
Afindis berharap seluruh jamaah haji asal Kabupaten Kediri dapat menjalankan ibadah dengan lancar serta kembali ke tanah air dalam keadaan sehat.
“Kami berharap seluruh jamaah haji Kabupaten Kediri berangkat dalam kondisi sehat dan kembali dengan sehat serta lengkap tanpa kurang suatu apa pun, sehingga dapat berkumpul kembali bersama keluarga,” ujarnya.



















