Salahgunakan BBM Laki-laki Asal Kabupaten Kediri Diringkus

Salahgunakan BBM Laki-laki Asal Kabupaten Kediri Diringkus

Tulungagung, SEJAHTERA.CO – Pria berinisial AY warga Desa Kranding Kecamatan Mojo Kabupaten Kediri diringkus Satteskrim Polres Tulungagung di Jalan Raya Kauman masuk Desa Bolorejo Kecamatan Kauman pada Rabu (29/11/2023). Pasalnya AY diduga melakukan penyalahgunaan Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi jenis Pertalite.

Kasi Humas Polres Tulungagung, Iptu Mujiatno mengatakan, kasus tersebut terungkap Selasa (28/11/2023) sekitar pukul 23.00 WIB, saat itu pelaku sedang membeli BBM subsidi jenis Pertalite pada salah satu SPBU yang ada di Kabupaten Tulungagung dengan menggunakan mobil pikap.

Pada saat pembelian BBM tersebut, pelaku membeli BBM sebanyak 240 liter pada SPBU tersebut, setelah dilayani pelaku meninggalkan SPBU. Namun, beberapa saat kemudian AY kembali mengantre di SPBU tersebut untuk membeli BBM subsidi jenis pertalite sebanyak 180 liter.

Read More

“Dikarenakan dalam satu waktu pelaku sudah membeli BBM subsidi jenis pertalite dengan total 420 liter, petugas SPBU yang curiga langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polres Tulungagung,” kata Iptu Mujiatno, Selasa (12/12/2023).

Petugas yang menerima laporan tersebut, ungkap Mujiatno, lantas melakukan upaya penyelidikan untuk mengamankan warga Kabupaten Kediri itu. Petugas juga mendapat ciri-ciri kendaraan yang dipakai pelaku yakni mobil Kijang pikap nomor polisi (nopol) AG 8520 RL yang mana bak belakang ditutup terpal kuning.

Setelah melakukan patroli di sekitar TKP, akhirnya pada Rabu (29/11/2023) sekitar pukul 00.30 WIB, pelaku akhirnya diamankan saat melintasi Jalan Raya Kauman masuk Desa Bolorejo, Kecamatan Kauman.

Pelaku yang diamankan lantas dibawa ke Polres Tulungagung untuk dimintai keterangan. “Pelaku berhasil kami amankan di Jalam Raya Kauman masuk Desa Bolorejo Kecamatan Kauman beberapa jam setelah petugas kami mendapat laporan,” ungkapnya.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *