Pertikaian Saudara, Adik Tewas Dipukul Keramik

Warga Balowerti Kediri Tewas Diduga Dianiaya, Polisi Amankan Barang Bukti
Petugas kepolisian saat mengevakuasi korban penganiayaan. (rizky/sejahtera.co)

Kediri, SEJAHTERA.CO – Polisi mengungkap kronologi pertikaian atau penganiayaan yang menyebabkan Dadang Suryanto (34) mengalami luka benda tumpul bagian kepala hingga meninggal dunia di sebuah gang Kelurahan Balowerti, Kecamatan Kota, Kota Kediri, Sabtu (28/9/2024) malam.

Baca Juga :Kandang Ternak di Tulungagung Terbakar, Kerugian Capai Rp 10 Juta

Sedangkan, pelaku penganiayaan yakni EP (40) warga setempat.  Korban dan pelaku memiliki hubungan darah, EP adalah kakak kadung Dadang.

Read More

Kapolsek Kediri Kota, Kompol Ridwan Sahara mengatakan, kejadian bermula sekitar pukul 18.30 WIB, korban bersama kakanya EP dan Suratno sedang menggelar acara minuman keras jenis arak di depan rumah orang tuanya.

Sekitar satu jam berselang, pesta miras itu selesai dan korban bersama kakaknya serta temannya ngobrol santai di tempat yang sama.

Baca Juga :Bocah Enam Tahun Menderita Kecemasan Imbas Pencabulan

Sekitar pukul 22.30 WIB, saksi Sefti Anita Ramadhani pulang kerja dengan mengendarai sepeda motor miliknya Honda Vario noPol AG 2316 AAZ.

“Karena akses jalan menuju rumahnya dengan rumah orang tua korban dan pelaku satu arah sehingga lampu motor yang dikendarainya menyoroti wajah korban,” jelasnya.

Menurut Ridwan Sahara, gara-gara lampu tersebut membuat almarhum Dadang menjadi marah kepada Sefti. Tak lama kemudian, ibu Sefti keluar dari rumahnya hingga terjadilah cek-cok atau perselisihan dengan korban.

Baca Juga :Pencuri Dana BOS Rp 107 Juta di Gudo Jombang Dibekuk Polisi, ini Motifnya

Selanjutnya, kakak korban yakni EP yang melihat hal itu langsung menghampiri ibu Sefti untuk berusaha meredam perselisihan dengan adik kandungnya tersebut.

“Setelah berhasil diredam, ibu dan anaknya langsung masuk ke dalam rumahnya,” bebernya.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *