Gudang Kayu Jati di Tulungagung Terbakar Hebat, Kerugian Capai Rp 400 Juta

Gudang Kayu Jati di Tulungagung Terbakar Hebat, Kerugian Capai Rp 400 Juta
Petugas Damkar Tulungagung saat melakukan proses pemadaman terhadap gudang kayu jati di Desa Tiudan Kecamatan Gondang Tulungagung (Damkar Tulungagung)

Tulungagung, SEJAHTERA.CO – Sebuah gudang kayu jati milik Eko Haryanto yang berlokasi di Desa Tiudan, Kecamatan Gondang, Kabupaten Tulungagung ludes terbakar, Selasa (1/10/2024) malam. Belum diketahui secara pasti penyebab kebakaran itu, tapi pemilik gudang tersebut terpaksa merugi sampai Rp 400 juta.

Baca Juga :Kapolres Trenggalek Sambangi Polisi Korban Tragedi Kerusuhan Kanjuruhan

Kasi Pemadaman dan Penyelamatan, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Tulungagung, Bambang Pidekso mengatakan, kebakaran tersebut terjadi sekitar pukul 22.20 WIB. Pada saat itu, gudang kayu jati yang juga berisi perkakas permesinan kayu milik Eko Haryanto tiba-tiba terbakar.

Read More

Warga setempat kemudian berusaha melakukan upaya pemadaman menggunakan peralatan seadanya. Sementara itu, sebagian warga lainnya juga melaporkan kejadian tersebut ke Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan.

“Kami menerima laporan terjadinya kebakaran itu sekitar pukul 22.25 WIB, yang kemudian kami segera menuju TKK untuk melakukan upaya pemadaman,” kata Bambang Pidekso, Rabu (2/10/2024).

Baca Juga :Korban Tabrakan Bus Bagong di Tulungagung Ditemukan Terpental di Sawah

Damkar tiba di lokasi kebakaran sekitar pukul 22.37 WIB dengan membawa tiga mobil pemadam kebakaran dan dua unit truk tangki suplai air. Api sudah melahap sebagian besar gudang kayu jati milik Eko Haryanto tersebut.

Menurut Bambang, proses pemadaman gudang kayu jati itu terbilang cukup lama, membutuhkan waktu selama satu jam lebih. Proses pendinginan dilakukan hingga api baru benar-benar padam sekitar pukul 23.55 WIB.

“Proses pemadamannya cukup lama yakni selama satu jam lebih, dikarenakan di dalam gudang tersebut terdapat barang-barang yang mudah terbakar,” ungkapnya.

Setelah padam, petugas kemudian melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), untuk mencari tahu penyebab kejadian kebakaran tersebut. Sampai berita ini ditulis polisi masih melakukan penyidikan dan belum ada hasil mengidentifikasi penyebab kebakaran.

Baca Juga :Kejari Jombang Tangkap Buronan Kasus Korupsi Dana Hibah Rabat Beton

Menurut Bambang, akibat kejadian ini, banyak balok kayu jati dan perkakas permesinan kayu yang ada di dalam gudang tersebut ludes terbakar api. Dampak dari kejadian kebakaran ini membuat Eko Haryanto selaku pemilik gudang kayu jati mengalami kerugian yang cukup besar yakni mencapai Rp 400 juta.

“Kebakaran ini termasuk berskala besar, tidak ada korban jiwa dalam kebakadan ini. Kami juga belum mengetahui penyebab kebakaran ini karena apa, mengingat saat itu gudang tersebut dalam kondisi tidak ada satu orang pun,” pungkasnya.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *