Jombang, SEJAHTERA.CO – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jombang kembali menunjukkan kontribusi signifikan dalam menjaga ketahanan pangan nasional.
Baca Juga :Bakesbangpol Jombang Fasilitasi Pembentukan Desa Bersih Narkoba
Pada 4 Oktober 2024, Pemkab Jombang berhasil mengirimkan 12 ton daging ayam ke Kabupaten Merauke, Papua, sebagai bagian dari upaya mendukung pemenuhan kebutuhan pangan di wilayah Indonesia timur.
Penjabat (Pj) Bupati Jombang, Teguh Narutomo menyampaikan, pengiriman daging ayam ini merupakan hasil dari surplus produksi di sektor peternakan Jombang.
Pemkab Jombang, lanjut Teguh, senantiasa memastikan ketersediaan stok bahan pokok, termasuk daging ayam, sehingga tidak hanya mencukupi kebutuhan lokal, tetapi juga mampu membantu wilayah lain di Indonesia.
Baca Juga :Simak, ini Nama Anggota Polres Nganjuk yang Naik Pangkat dan Berprestasi
“Kami merasa bersyukur bisa berkontribusi dalam memenuhi kebutuhan pangan di Papua, khususnya Kabupaten Merauke. Pengiriman 12 ton daging ayam ini adalah bukti dari keberhasilan surplus produksi ayam ras di Jombang,” ujar Teguh, Rabu (9/10/2024).
Tak hanya daging ayam, Jombang juga mencatatkan surplus produksi bawang merah yang berkontribusi besar terhadap pasar nasional.
“Kami akan terus menjaga stabilitas ekonomi daerah dan berperan aktif dalam pemenuhan kebutuhan pangan di tingkat nasional,” tambahnya.
Baca Juga :Langgar Izin Tinggal, WNA Belanda dan Filipina Diamankan Imigrasi Kelas II Non TPI Kediri
Teguh juga menegaskan bahwa Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Jombang terus melakukan berbagai langkah strategis untuk mengendalikan inflasi.
“Kami rutin melakukan pemantauan harga dan stok, inspeksi pasar, serta bekerja sama dengan daerah penghasil komoditas untuk memastikan kelancaran distribusi bahan pokok,” jelasnya.
Operasi pasar murah juga menjadi langkah Pemkab untuk menjaga kestabilan harga, terutama bagi bahan pokok yang sering mengalami fluktuasi.
Baca Juga :Kekeringan di Trenggalek Semakin Parah, Lebih dari 32 Ribu Warga di 64 Desa Alami Krisis Air Bersih
“Ini untuk memastikan masyarakat Jombang tetap bisa mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga yang terjangkau,” pungkas Teguh.



















