Operasi Zebra Semeru 2024, Kapolres Tulungagung: Melanggar Aturan Lalu Lintas, Peserta Kampanye Ditindak

Operasi Zebra Semeru 2024, Kapolres Tulungagung: Melanggar Aturan Lalu Lintas, Peserta Kampanye Ditindak
Kapolres dan Perwira Polres Tulungagung saat memeriksa kondisi kendaraan anggota dalam pelaksanaan Operasi Zebra Semeru 2024 (istimewa)

Tulungagung, SEJAHTERA.CO – Petugas gabungan yang terdiri dari TNI/Polri hingga Dishub Tulungagung mulai disiagakan dalam Operasi Zebra Semeru tahun 2024.

Baca Juga :Ratusan Senpi Anggota Polres Batu Diserahkan Propam untuk Diperiksa

Pada operasi kali ini, terdapat sejumlah pelanggaran yang akan menjadi atensi petugas untuk dilakukan penindakan.

Read More

Kapolres Tulungagung, AKBP Mohammad Taat Resdi mengatakan, Operasi Zebra Semeru 2024 ini dilakukan sebagai bentuk upaya cipta kondisi menjelang pelantikan Presiden dan Wakil Presiden terpilih.

Selain itu, kegiatan ini juga dilakukan sebagai bentuk dukungan dalam penyelenggaraan Pilkada 2024 serentak.

Baca Juga :Pj Walikota Batu Melepas Ekspor Perdana Kotak Ikan Produk UMKM Kota Batu ke Mexico

“Operasi ini untuk mendukung pelaksanaan pelantikan presiden termasuk tahapan inti Pilkada yakni masa Kampanye, supaya berjalan lancar, utama dari aspek lalu lintas,” kata AKBP Mohammad Taat Resdi, Selasa (15/10/2024).

Selama operasi ini, polisi akan melakukan upaya preemtif, preventif maupun represif demi terciptanya ketertiban dalam berlalu lintas di Tulungagung selama dua minggu kedepan atau sampah Minggu (27/10/2024).

Baca Juga :Kabupaten Kediri Waspada Kebencanaan di Musim Peralihan

Apabila ditemukan adanya pelanggaran lalu lintas, dia akan melakukan berbagai upaya penindakan terhadap pelanggar, diantaranya menggunakan ETLE statis maupun ETLE mobile.

Selain itu, pihaknya juga akan melakukan penindakan manual dengan menggunakan sistem hunting jika didapati pelanggar.

Selama tahap kampanye, Taat mengingatkan bagi siapapun masyarakat di Tulungagung yang menjalankan kampanye harus tetap mematuhi aturan. Karena polisi tidak akan segan untuk melakukan penindakan bagi pelanggarnya.

Baca Juga :Pemantau Pilkada Jombang Sebut Banyak Laporan Pendamping Desa Tak Netral

Menurut Taat, pihaknya juga telah memberikan sosialisasi kepada setiap masing-masing tim paslon agar mematuhi aturan dalam berlalu lintas selama operasi ini berlangsung.

Hal ini juga merupakan momentum untuk menyampaikan kembali ke tim paslon agar tetap mematuhi aturan berlalu lintas selama kampamye.

Baca Juga :BKPSDM Ponorogo Umumkan Jadwal Tes dan Lokasi SKD CPNS, Ada yang Tes di Luar Negeri

“Ada berbagai macam pelanggaran yang jadi atensi kami, seperti berboncengan lebih dari satu, kebut-kebutan, pengendara di bawah umur, bermain ponsel saat berkendara, tidak pakai seat belt, lawan arus, pakai knalpot brong, menerobos traffic light dan lain-lain,” pungkasnya.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *