Blitar, SEJAHTERA.CO – Apes dialami Muntohar (45), warga Desa Tumpakkepuh, Kecamatan Bakung, Kabupaten Blitar. Saat menyeberang Sungai setempat, terseret arus hingga akhirnya ditemukan meninggal.
Baca Juga :UMK Kabupaten Kediri Masih Dalam Pembahasan di Disnaker Bersama DP Kabupaten Kediri
Jenazah Muntohar ditemukan tim pencari gabungan, Senin (9/12/2024) sekitar pukul 10.00 WIB. Pria yang sehari-hari bekerja sebagai buruh tani ditemukan tak bernyawa di Sungai. Jarak antara lokasi kejadian dengan lokasi penemuan sekitar 10 kilometer.
“Sudah ditemukan dan jenazah dibawa ke RSUD Mardi Waluyo untuk dibersihkan. Selanjutnya diserahkan ke keluarga untuk dimakamkan,” kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah atau BPBD Kabupaten Blitar, Ivong Bettryanto.
Dia mengatakan, tim pencari menyusuri Sungai sejak dilaporkan pada Jumat (6/12/2024) dan dilanjut pada Sabtu hingga Senin (9/12/2024). Pencarian dengan menyusuri aliran Sungai. Puluhan petugas dari BPBD, Basarnas, polisi, TNI hingga relawan turun ke lokasi. Setelah dilakukan pencarian, akhirnya ditemukan dan dievakuasi. Selanjutnya dibawa ke rumah sakit untuk pembersihan. “Pencarian harus ekstra. Karena kontur Sungai ada yang dalam ada pula yang dangkal,” katanya.
Sebelumnya, Muntohar dilaporkan terseret arus deras Sungai setempat. Kejadian pada Jumat (6/12/2024). Saat itu, korban baru saja pulang dari sawah. Nah, saat pulang dengan menyeberangi Sungai petaka terjadi. Tiba-tiba ketika sampai di Tengah Sungai, arus deras. Itu terjadi sekitar pukul 15.00 WIB.
Keluarga pun melaporkan kejadian ke perangkat desa. Keluarga menemukan sepeda motor milik korban ditemukan dalam kondisi rusak di tepi sungai. Usai dilaporkan hilang, tim pencari segera melakukan selama dua hari. Hingga pencarian dilanjutkan pada Senin (9/12/2024).



















