Batu, SEJAHTERA.CO – Bus pariwisata yang mengalami rem blong dan menewaskan 4 orang di Kota Batu mendapat perhatian serius dari Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT).
Baca Juga :Razia Awal Tahun Baru, Satpol PP Kabupaten Kediri Amankan Puluhan Botol Isi Miras
Tim KNKT datang ke Polres Batu sekitar pukul 10.30 WIB kedatangan tim ini untuk memeriksa dan melakukan investigasi terkait kecelakaan tersebut.
Dari pantauan koranmemo.com, tim KNKT bersama Dishub Kota Batu langsung mengecek bus pariwisata yang terparkir di halaman Mapolres Batu, Jumat (10/1/2025).
“Hari ini kami melakukan pemeriksaan gabungan dari KNKT, Penguji dari Dishub Kota Malang, Kabupaten Malang, Kota Batu. Kami periksa seluruh sistem bus,” ujar penguji kendaraan bermotor Dishub Kota Batu Heri Purwanto, Jumat (10/1/2025).
Hasil pemeriksaan ini tentunya akan dikumpulkan dan diberikan kepada pihak kepolisian sebagai tambahan barang bukti.
“Jadi belum bisa dipastikan kapan selesai. Karena yang bekerja ini kan bukan dari Dishub saja, tapi ada dari KNKT juga. Nanti hasil semua dikumpulkan dan wawancara dengan pihak Laka Lantas Polres Batu,” terang Heri.
Sementara itu, Dirlantas Polda Jatim Kombes Komarudin menyebut bus itu hilang kendali sejauh 2,3 kilometer dari titik awal Jalan Imam Bonjol hingga titik akhir di Jalan Pattimura. Polisi menduga bus hilang kendali akibat rem tidak berfungsi.
Baca Juga :Hore, Dana Desa untuk Kabupaten Ponorogo Naik Rp3,8 Miliar, ini Peruntukkannya
Komarudin menyebut ada 6 sepeda motor dan 6 mobil yang terlibat dalam kecelakaan maut bus tersebut. Ada 7 titik tabrakan di sepanjang 2,3 kilometer TKP bus hilang kendali tersebut.
Dari 7 titik tabrakan itu, ada 14 korban meliputi 4 korban meninggal, 2 luka berat dan sisanya mengalami luka sedang dan ringan.



















