Kediri, SEJAHTERA.CO – Mengagumi alam sekitar, keindahan bunga dan aktivitas sosial manusia merupakan bagian ide lukisan karya Munalaely Hidayanah (21) pelukis wanita kelahiran Desa Sumberjo Kecamatan Kandat Kabupaten Kediri.
Sejak tahun 2018, perempuan yang akrab disapa Laely ini aktif berpameran di Kediri Raya dan Jawa Timur. Karya – karya lukisannya lebih cenderung realis naturalis.
“Saya ikut di sanggar seni Kampung Lukis milik Pak Ruslan di Desa Dawung Kecamatan Ringinrejo Kabupaten Kediri. Saya terinspirasi alam, bunga dan aktivitas sosial masyarakat. Wajar jika karya saya cenderung feminin karena ini karya seorang perempuan,” katanya, Rabu (15/1/2025).
Pelukis perempuan ini menambahkan, untuk nama yang sering dipajang di karya lukisnya adalah Lely. Nama pendek ini melambungkan karyanya menjadi terkenal dan harga lukisan rata – rata di atas satu juta. Satu ciri khas Laely saat pameran adalah berbusana seperti noni-noni Belanda.
“Dari sering berkarya dan berpameran inilah karya saya dikenal banyak orang. Demikian pula berkostum seperti noni Belanda, orang akan mudah mengenali saya. Saat ini yang utama intens berkarya dan berproses di dunia seni,” ujarnya.
Laely berterima kasih kepada Mas Dhito yang telah memberikan apresiasi pada pelukis muda di Kabupaten Kediri untuk berpameran. Mas Dhito juga berharap kepada Laely untuk intens berkarya demi pemajuan karya seni budaya Kabupaten Kediri.



















