Tulungagung, SEJAHTERA.CO – Pengendara sepeda motor tewas di Jalan Raya Desa Srikaton, Kecamatan Ngantru, Kabupaten Tulungagung usai terlibat kecelakaan beruntun dengan truk, Selasa (24/6/2025) siang. Insiden ini melibatkan tiga kendaraan.
Baca Juga :Rebutan Pelanggan Daging Babi di Malang, Tetangga Dibacok
Kasatlantas Polres Tulungagung, AKP Taufik Nabila mengatakan, kecelakaan tersebut melibatkan pengendara Honda Beat nopol AG 6080 RFF yang dikendarai perempuan berinisial M (56) warga Desa Pucung Lor, Kecamatan Ngantru. Lalu pengendara Honda Scoopy yakni pria inisial MFM (27) warga Kota Kediri.
Kejadian itu bermula saat korban M melaju dari arah timur ke barat dengan kecepatan sedang menuju ke arah simpang tiga Srikaton Kecamatan Ngantru, Kabupaten Tulungagung. Setibanya di simpang tiga Srikaton, korban M diduga tidak memperhatikan arus lalu lintas di sekitarnya, sehingga menabrak korban MFM hingga keduanya terjatuh.
“Siang tadi terjadi sekitar pukul 11.15 WIB terjadi kecelakaan yang melibatkan tiga kendaraan sekaligus, yakni dua sepeda motor dan satu truk,” kata AKP Taufik Nabila, Selasa (24/6/2025).
Saat keduanya terjatuh, dari arah yang sama terdapat kendaraan truk yang melintas dan tidak sempat menghindar, sehingga korban M diketahui terlindas truk tersebut. Hal itu menyebabkan korban M mengalami luka berat pada bagian perut dan kepalanya, sehingga meninggal di lokasi kejadian.
Sedangkan untuk korban MFM diketahui hanya mengalami luka pada bagian kaki lalu dilarikan ke RSUD dr. Iskak untuk perawatan. Warga setempat yang mengetahui kejadian itu lantas melaporkan peristiwa nahas ini ke Satlantas Polres Tulungagung.
“Proses evakuasi korban M cukup lama karena kondisi tubuhnya terlindas truk, sehingga perlu penanganan khusus. Sedangkan korban MFM mengalami luka patah kaki. Keduanya dilarikan ke RSUD dr. Iskak,” ungkapnya.
Menurut Taufik, saat ini polisi masih melakukan identifikasi terhadap sopir truk yang melindas korban M, mengingat sopir truk tersebut berhasil melarikan diri dari lokasi kejadian. Sebenarnya, warga setempat sudah berupaya melakukan pengejaran, namun upaya tersebut tidak membuahkan hasil.
Dia menghimbau agar masyarakat pengguna jalan di Tulungagung selalu berhati-hati dengan mengutamakan keselamatan pribadi maupun pengguna jalan lain. Utamanya saat hendak melintasi persimpangan jalan tanpa traffic light, mengingat lokasi seperti itu rawan terjadi kecelakaan.
“Kami juga meminta agar masyarakat pengguna jalan selalu menaati peraturan lalu lintas selama berkendara, sehingga bisa meminimalkan peristiwa kecelakaan,” pungkasnya.



















