Sidak Jelang Lebaran, Tim Koordinasi Pengawasan, Pembinaan Makan dan Obat Kota Blitar Temukan Produk Kedaluwarsa

Sidak Jelang Lebaran, Tim Koordinasi Pengawasan, Pembinaan Makan dan Obat Kota Blitar Temukan Produk Kedaluwarsa

Blitar, SEJAHTERA.CO –  Jelang Lebaran, sejumlah toko modern dan toko tradisional menjadi sasaran inspeksi mendadak. Hasilnya, petugas menemukan makanan minuman (mamin) berupa susu kaleng yang penyok hingga kedaluwarsa.

Ya, petugas yang tergabung dalam Tim Koordinasi Pengawasan, Pembinaan Makan dan Obat (TKP2MO) menggelar sidak. Sidak di bawah komando dinas kesehatan (dinkes) Kota Blitar itu menyasar beberapa lokasi.

“Jelang Lebaran kami berharap mamin yang dijual benar-benar higienis. Dan sidak ini rutin kami gelar secara acak,” kata Dadik Wahyudi, perwakilan dari Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Blitar, Kamis (21/3).

Read More

Dia mengatakan TKP2MO sendiri memang rutin turun ke lapangan. Bukan hanya pas mendekati Lebaran saja tetapi juga ketika jelang Natal dan Tahun Baru. Sasarannya mulai toko modern hingga pasar. Tim bagian dari Dinas Kesehatan, Satpol PP, YLKI hingga dinas perindustrian perdagangan menyasar sejumlah titik. Pada sidak kemarin, beberapa lokasi yang dituju di antaranya toko modern di Kelurahan Tanjungsari, Jalan Mawar, Jalan Semeru, Jalan Ahmad Yani dan toko kelontong.

Sampai di lokasi, petugas langsung  memeriksa kondisi makanan dan minuman yang dijual. Satu per satu produk dicermati. Hasilnya petugas menemukan   sejumlah makanan dan minuman dengan kemasan rusak. Utamanya minuman ringan. “Ada pula makanan yang mendekati tanggal kedaluwarsa hingga izin edarnya belum lengkap,” katanya.

Mantan ketua panwaslu ini menambahkan, mamin yang rusak itu   langsung ditarik oleh petugas. Sedangkan makanan yang izin edarnya belum lengkap, petugas meminta pengelola toko untuk segera melengkapi.  Untuk makanan dan minuman yang kemasannya penyok ada 10 item.

Pada kesempatan itu  juga digelar  pengecekan isi parcel Lebaran yang dijual di toko modern. Hasilnya kemasan dalam kondisi layak.

Reporter : Abdul Aziz Wahyudi

Editor : Gimo Hadiwibowo

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *