Kediri, SEJAHTERA.CO – Sekitar ratusan sopir truk dari Aliansi Penambang Tradisional Kediri Raya menggelar aksi demo di tiga titik yakni Depan Kantor DPRD Kabupaten Kediri, Kantor PT Lancar Jaya Mandiri Abadi (LMA) Kecamatan Mojoroto dan Jalan Raya Desa Ngebrak, Kecamatan Gampengrejo, Kamis (12/12/2024).
Dalam aksi tersebut, kendaraan truk memenuhi sepanjang jalan seperti di Jalan Ahmad Dahlan Kecamatan Mojoroto Kota Kediri. Mereka juga membawa peralatan sound sistem sebagai sarana untuk berorasi.
Akibatnya, sejumlah kendaraan yang melintas terpaksa mencari jalur alternatif. Adapun tuntunan dari mereka salah satunya memaksimalkan secara khusus potensi masyarakat daerah Kediri yang berkaitan dengan kegiatan proyek PSN yang ada di Kediri dan kesempatan kepada penambang tradisional untuk bisa mensuplai material ke proyek PSN.
Koordinator Aksi,Tubagus Fitrajaya mengatakan, berdasarkan hasil pertemuan dalam aksi tersebut bahwa komitmen pernyataan dari pihak LMA akan melakukan diskusi bersama pada Senin (16/12/2024). Diskusi tersebut untuk mencari formula agar bagaimana bisa mensuplai semuanya dengan jelas.
“Masing-masing perwakilan hari Senin (16/12/2024) diajak ke sini untuk berdiskusi,” jelasnya.
Lebih lanjut Tubagus menyebut, tuntutan aksi ini adalah agar bisa terlibat dalam suplai proyek jalan tol baik tenaga kerja maupun lainnya. Menurutnya, selama ini para sopir truk tidak pernah dilibatkan dalam proyek PSN.
Baca Juga :Demo Kejaksaan Negeri Blitar, KRPK-FMR Bawa Segebok Data, Minta Usut Kasus Dugaan Korupsi
“Ini tadi jumlah armada belum semuanya karena kita batasi. Totalnya sekitar 400 truk,” tuturnya.



















