Antisipasi Kemacetan Arus Mudik dan Libur Lebaran, Manajemen Rekayasa Lalu Lintas Diterapkan

Antisipasi Kemacetan Arus Mudik dan Libur Lebaran, Manajemen Rekayasa Lalu Lintas Diterapkan
Kabid Lalu Lintas, Dishub Kabupaten Tulungagung, Panji Putranto saat memberikan pernyataan terkait rekayasa lalu lintas pada saat arus mudik dan libur lebaran (isal/sejahtera.co)

Tulungagung, SEJAHTERA.CO – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Tulungagung mulai menyiapkan manajemen rekayasa lalu lintas pada sejumlah titik ruas jalan di Tulungagung. Hal ini dilakukan sebagai upaya menyambut momen arus mudik dan libur lebaran yang akan terjadi peningkatan arus kendaraan.

Kabid Lalu Lintas, Dishub Kabupaten Tulungagung, Panji Putranto mengatakan, sudah melakukan survei. Dari survei itu, pihaknya akan melakukan manajemen rekayasa lalu lintas pada tiga titik ruas jalan yang ada di Tulungagung.

Pasalnya, tiga titik ruas jalan itu disinyalir akan berpotensi terjadi kepadatan kendaraan pada saat momen arus mudik dan kedatangan wisatawan saat libur lebaran 2025. Tiga titik yang dimaksut yakni Jembatan Ngujang 1, Jembatan Ngujang 2 dan simpang tiga Jetaan Kecamatan Kauman Tulungagung.

Read More

Baca Juga :Polres Malang Siapkan Command Center untuk Dukung Pengamanan Operasi Ketupat Semeru 2025

“Kemarin kami sudah melakukan survei bersama instansi terkait untuk melakukan manajemen rekayasa lalu lintas untuk mempersiapkan arus mudik dan libur lebaran,” kata Panji Putranto, Kamis (20/3/2025).

Secara teknis, Dishub sudah menyiapkan skenario untuk mengurai kemacetan, seperti pada jembatan Ngujang 1 akan dilakukan rekayasa pengalihan arus. Bagi kendaraan dari arah utara yang hendak menuju Blitar akan diarahkan ke jalur alternatif sebelum Polsek Ngantru ke arah timur.

Pengalihan arus sebelum jembatan Ngujang 1 dari arah utara itu dilakukan untuk menyiasati terjadinya penumpukan kendaraan pada jembatan Ngujang 1. Namun, rekayasa lalu lintas pada lokasi tersebut bersifat situasional bilamana pada jembatan Ngujang 1 mulai terjadi penumpukan kendaraan.

“Sebelum Polsek Ngantru itu ada simpang empat, jadi pengendara yang dari arah utara bisa melewati simpang empat itu ke arah timur untuk menghindari kemacetan pada jembatan Ngujang 1,” ungkapnya.

Baca Juga :Disnaker Kabupaten Kediri Buka Posko Layanan Pengaduan THR Tak Terbayar

Selain itu, Panji menyebut, pada sisi jembatan Ngujang 2, kendadaan yang hendak mengarah ke kawasan Ngunut, Rejotangan dan Blitar dari selatan simpang tiga jembatan akan diarahkan lurus ke selatan. Namun, jika terjadi penumpukan kendaraan, akan diarahkam ke barat menuju ke arah SMKN 2 Tulungagung.

Sedangkan pada Simpang Tiga Jetaan, nantinya akan dilakukan perubahan siklus waktu atau durasi traffic light, serta kendaraan dari arah timur menuju Trenggalek akan diperbolehkan melaju tanpa berhenti. Penambahan durasi traffic light itu juga akan diberlakukan pada sejumlah traffic light yang lain.

“Rekayasa traffic light dengan penambahan durasi waktu itu akan dilakukan mulai dari simpang tiga Ngujang sampai kawasan kota bila terjadi kepadatan kendaraan,” pungkasnya.(sho)

Reporter : Mochammad Sholeh Sirri
Editor : Dhita Septiadarma

 

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *