Kediri, SEJAHTERA.CO – Kementerian Perdagangan (Kemendag) Republik Indonesia mengapresiasi kegiatan APEKSI Night Carnival yang merupakan rangkaian Musyawarah Komisariat Wilayah (Muskomwil) IV APEKSI ke-13 di Kota Kediri.
Kegiatan yang dimulai dari Jalan Stasiun Kota Kediri hingga finish di Simpang Empat Bank Indonesia pada Kamis (17/7/2025) malam itu berjalan dengan antusias dan meriah.
Warga maupun tamu undangan menunggu penampilan dari kontingen 13 delegasi anggota APEKSI maupun peserta lainnya dengan yang menunjukkan identitas masing-masing daerah, seperti tari tradisional, kostum atau pakaian, hingga musik khas.
Wakil Menteri Perdagangan Republik Indonesia Dyah Roro Esti Widya Putri yang turut hadir dalam APEKSI Night Carnival 2025 memberikan apresiasi sebesar-besarnya kepada Pemkot Kediri, panitia pelaksana, hingga seluruh pihak yang sudah mempersiapkannya dengan baik.
Baca Juga :Jadi Agenda Tahunan Unggulan, Blitar Ethnic National Target Masuk KEN 2025
“Saya tahu pasti mereka penuh dengan bekerja keras untuk kegiatan ini,” ujar Dyah Roro Esti Widya Putri.
Dyah Roro mengatakan, kegiatan tersebut merupakan momentum yang sangat strategis untuk mempererat kolaborasi antar-pemerintah kota dalam hal ini bertekad bagaimana memperkuat pelaku UMKM, merumuskan arah pembangunan kota berkelanjutan, hingga adaptif terhadap tantangan global.
Dia mengakui, bahwa UMKM adalah sektor otomotif pertumbuhan ekonomi nasional Indonesia kurang lebih 60 persen.
“Yang tidak kalah penting, 64 persen penggerak UMKM adalah perempuan. Ibu-ibu jangan patah semangat dan harus semangat untuk memberdayakan ekonomi daerah maupun nasional,” tuturnya.
Menurut Wamendag, perdagangan adalah motor penggerak utama ekonomi lebih dari sekedar aktivitas jual beli, tetapi juga membuka peluang usaha seluas-luasnya bagi masyarakat, menciptakan lapangan pekerjaan dan menumbuhkan ekonomi lokal.
Dalam kegiatan ini merupakan malam selebrasi setiap perjuangan pelaku UMKM dan semua mempunyai peran untuk mendukung produknya tersebut.
“Apa yang menjadi wujud bapak Presiden RI Prabowo Subianto bagaimana Republik Indonesia menjadi negara maju dengan pertumbuhan ekonomi memuaskan memperdayakan sumber daya manusia kita baik kesehatan, edukasi, pendidikan, dan kontribusi pertumbuhan nasional,” ungkapnya.



















