Lamongan, SEJAHTERA.CO – Kecelakaan tunggal melibatkan sebuah truk kontainer terjadi di Jalan Raya Lamongan-Babat, tepatnya di depan Puskesmas Turi, Kecamatan Turi, Kabupaten Lamongan, Selasa (30/6/2026) sekitar pukul 13.17 WIB. Peristiwa tersebut sempat memicu kepadatan arus lalu lintas karena badan kendaraan menutup sebagian ruas jalan.
Baca juga:KH Abdul Aziz Khoiri Wafat, Ratusan Pelayat Antar ke Peristirahatan Terakhir di Lamongan
Kasi Humas Polres Lamongan, M. Hamzaid, menjelaskan kecelakaan bermula saat truk trailer peti kemas berwarna merah bernomor polisi M 8609 UV melaju dari arah timur menuju barat atau dari Lamongan menuju Babat.
Truk tersebut dikemudikan TA (50), warga Kabupaten Sidoarjo. Saat melintas di lokasi kejadian, ban depan sebelah kanan kendaraan mendadak pecah sehingga pengemudi kehilangan kendali.
“Akibat ban depan sebelah kanan pecah, truk kemudian oleng ke arah kanan hingga melewati pembatas jalan dan menutup sebagian lajur dari arah berlawanan,” ujar Hamzaid.
Laporan kecelakaan segera diterima Polres Lamongan. Petugas dari Unit Gakkum Satlantas bersama anggota Polsek Turi langsung diterjunkan ke lokasi untuk melakukan penanganan.
Setibanya di lokasi, petugas segera mengatur arus lalu lintas guna mengurai kepadatan kendaraan dan mencegah terjadinya kecelakaan susulan. Selain itu, proses evakuasi truk juga dilakukan agar badan jalan dapat kembali digunakan secara normal oleh pengguna jalan lainnya.
Baca juga:Peringati Hari Bhayangkara ke 80, Polres Lamongan Bedah Rumah Warga Kurang Mampu di Modo
Kondisi truk yang melintang sebagian di jalur berlawanan sempat menyebabkan perlambatan arus kendaraan dari kedua arah. Namun, berkat penanganan cepat petugas, situasi lalu lintas dapat kembali terkendali.
“Saat ini truk berhasil dievakuasi dari badan jalan dan arus lalu lintas di Jalan Raya Lamongan-Babat kembali lancar. Tidak ada laporan korban jiwa dalam peristiwa tersebut,” pungkas Hamzaid.
Polisi mengimbau para pengemudi, khususnya kendaraan angkutan berat, untuk rutin memeriksa kondisi kendaraan sebelum melakukan perjalanan guna meminimalkan risiko kecelakaan akibat kerusakan teknis di jalan.



















