Jombang, SEJAHTERA.CO – Musim kemarau membawa berkah tersendiri bagi para petani semangka di Desa Rejoagung, Kecamatan Ploso, Kabupaten Jombang. Salah satunya adalah Siman (58), dia merasa beruntung karena hasil panennya melimpah dan harga jual stabil.
Baca Juga : Cathlab RSUD dr. Harjono Terbesar di Indonesia
Ditemui di areal persawahan tempatnya menanam semangka, Siman mengungkapkan, tahun ini ia menanam jenis semangka Bali Flower di lahan seluas 4.200 meter persegi. Ia menyebutkan, biaya yang dikeluarkan sejak masa tanam hingga panen mencapai sekitar Rp 12 juta.
“Harga semangka tahun ini cukup bagus. Untuk setiap 1.400 meter persegi, saya bisa mendapatkan hasil penjualan sekitar Rp 9 juta di tingkat petani,” jelas Siman, Jumat (9/8).
Baca Juga : Hasil Gedoran Yenny Wahid, Panjat Tebing Indonesia Dulang Emas Pertama di Olimpiade Paris
Warga Jombang itu mengatakan, tanaman semangka miliknya dapat menghasilkan sekitar 7 hingga 8 ton buah per panen. Ia merasa bersyukur karena cuaca tahun ini sangat mendukung pertumbuhan semangka dan tidak ada serangan hama yang berarti.
“Alhamdulillah, cuaca sangat baik tahun ini, dan tanaman saya bebas dari penyakit. Harga jualnya juga lebih tinggi dibanding tahun lalu,” pungkasnya.
Baca Juga : 6 Tips Melakukan Kemah Seru di Kebun Rumah Bersama Keluarga Untuk Mengisi Waktu Libur Sekolah
Sementara Naryo, seorang pembeli semangka dari tingkat petani mengatakan, semangka hasil panen hari ini akan dikirim ke Pati, Jawa Tengah, serta Tuban, Jawa Timur,
“Sesuai permintaan konsumen, semangka bali flower banyak dicari,” pungkasnya.
Reporter : Taufiqur Rachman
Editor: Dhita Septiadarma

















