Kediri, SEJAHTERA.CO – Sekolah Rakyat (SR) di Kabupaten Kediri dipastikan berdiri di Desa Plosokidul Kecamatan Plosoklaten Kabupaten Kediri. Luas lokasi SR diperkirakan 7, 6 hektare.
Sesuai informasi, SR di Kabupaten Kediri masuk klaster pertama dengan daerah lain di Indonesia. Malah adanya SR ini mendapat apresiasi langsung dari Presiden Prabowo.
Informasi ini dari Sekjen Kementerian Sosial (Kemensos) yang kemudian
diterima Sekda Kabupaten Kediri. Bahkan Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana mengetahui untuk SR yang akan berdiri di Kabupaten Kediri.
Hingga bisa dipastikan SR yang peruntukkannya bagi warga kurang mampu akan dibangun di Desa Plosokidul Kecamatan Plosoklaten Kabupaten Kediri.
Baca Juga :Ratusan Kilometer Jalan di Kabupaten Blitar Butuh PJU, ini Alasannya
Erfin Fatoni Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Kediri menjelaskan, luas lahan 7,6 hektare ini berbeda dengan luas lahan di daerah lainya di Indonesia yang hanya 5 hektare.
“Rencananya bangunan tidak hanya bangunan fisik saja tapi ada sarana dan prasarana lain berupa sarana olahraga seperti lapangan sepak bola, lokasi joging track lari dan lainya,” katanya, Jumat (9/5/2025).
Erfin menambahkan, SR ini bukan hanya untuk sekolah dari keluarga tidak mampu dan berprestasi, namun siswa yang benar-benar datang dari keluarga tidak mampu dan kekurangan wajib dan mau sekolah di SR.
Adapun tujuan ada SR ini agar anak dari keluarga kurang mampu bisa sekolah dengan baik, keluar dari kemiskinan dan tidak kekurangan seperti orangtuanya.
Ini upaya memutus mata rantai kemiskinan. Untuk rombel pertama sudah ada 100 anak dan sudah ada kegiatan di SKB Tarokan.
“Anggaran pembangunan dari Kementerian PUPR RI. Adapun anggaran untuk anak di SR dari pemerintah. Masing masing dapat alokasi dana Rp48 juta per tahun per anak,” imbuh Erfin Fatoni.



















